Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JAMSOSTEK gelar diklat keselamatan kerja di Sidoarjo

SIDOARJO: PT Jamsostek (Persero) Cabang Sidoarjo bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia menyelenggarakan pelatihan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK-3) bagi 120 perusahaan peserta program jaminan sosial tenaga kerja.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  10:56 WIB

SIDOARJO: PT Jamsostek (Persero) Cabang Sidoarjo bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia menyelenggarakan pelatihan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK-3) bagi 120 perusahaan peserta program jaminan sosial tenaga kerja.

Langkah ini guna menekan angka kecelakaan kerja di kabupaten tersebut.Tingkat kecelakaan kerja di kalangan perusahaan peserta program jamsostek di Kab. Sidoarjo tergolong tinggi, dimana pada 2011 sebanyak 4.465 kasus dengan nilai klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) senilai Rp12,1 miliar.Sementara selama Januari - minggu ketiga Desember tahun ini tercatat 3.464 kasus dengan klaim JKK senilai Rp11,5 miliar.Kepala PT Jamsostek (Persero) Cab. Sidoarjo Andrey J. Tuamelly mengatakan pelatihan SMK-3 dimaksudkan meminimalisasi tingkat resiko/kecelakaan kerja di perusahaan [peserta program jamsostek] sekaligus membudayakan keselamatan kerja, menyusul masih banyaknya perusahaan mengabaikan faktor tersebut.Menurutnya, angka kecelakaan kerja di Sidoarjo masih tergolong tinggi, diantaranya 30% merupakan kecelakaan lalu lintas (saat peserta program jamsostek berangkat maupun pulang kerja)."Guna menekan tingkat kecelakaan kerja, kami menggandeng Surveyor Indonesia melakukan pelatihan SMK3 terhadap 120 perusahaan. Pelatihan ini merupakan kegiatan berkala," ujarnya di sela-sela penutupan pelatihan SMK3 bagi 120 perusahaan, Kamis (20/12/2012).Ke-120 perusahaan itu merupakan bagian dari  1.816 perusahaan yang menjadi peserta aktif program jamsostek, dengan jumlah karyawan 163.974 orang.Selain peserta aktif, di wilayah Kab. Sidoarjo juga terdapat 809 perusahaan peserta program jamsostek yang tidak aktif dengan jumlah pekerja 277.292 orang.Perusahaan yang dipilih mengikuti pelatihan SMK-3 adalah yang tertib administrasi (jumlah pekerja dan nilai upah yang didaftarkan jamsostek merupakan angka riil), telah lakukan her registrasi, klaim tahunan tinggi.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A .Chevny

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top