Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMKOT BATAM BOROS: Habiskan Rp15 Miliar, DPRD Minta Kegiatan di Hotel Dihapus

BATAM--DPRD Kota Batam meminta pemerintah kota setempat menghapuskan kegiatan-kegiatan yang menggunakkan hotel sebagai lokasi penyelenggaraan  menyusul defisit anggaran pendapatan dan belanja 2013 sebesar Rp540 miliar.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Desember 2012  |  16:25 WIB

BATAM--DPRD Kota Batam meminta pemerintah kota setempat menghapuskan kegiatan-kegiatan yang menggunakkan hotel sebagai lokasi penyelenggaraan  menyusul defisit anggaran pendapatan dan belanja 2013 sebesar Rp540 miliar.

Wakil Ketua DPRD Batam Ruslan Kasbulatov mengatakan beban belanja sewa lokasi penyelenggaraan untuk seminar, pelatihan dan bimbingan serta program lainnya di APBD 2013 yang diajukan pemkot sangat tinggi mencapai Rp15 miliar.

Beban belanja tersebut menjadi salah satu pos belanja yang menggunakkan APBD yang diminta untuk segera dirasionalisasikan.

"Kalau mau rasionalisasi, salah satunya pelaksanaan kegiatan yang menggunakan hotel berbintang dihilangkan. Kegiatannya dilaksanakan di gedung Pemko atau hotel non bintang," katanya, Rabu (19/12/2012)

Dia mengatakan pemkot bisa menggunakkan gedung pemkot Batam sebagai pengganti lokasi penyelenggaraan sehingga pos belanja bisa lebih efisien dan hemat.

Dia menilai selama ini terlalu banyak kegiatan pemkot yang digelar di hotel-hotel mewah hanya untuk kegiatan seremonial.

"Makanya banyak yang kami minta potong. Contohnya saja penyerahan anugerah itu tidak perlu di hotel berbintang. Cukup di (gedung) pemkot saja," sambungnya.

Wakil Wali Kota Batam Rudi menegaskan dalam sudah sejak lama pihaknya mengajukan proyek pembangunan gedung pertemuan Pemerintah Kota dengan anggaran multiyears namun tidak pernah disetujui.

"Dulu mau bangun gedung di sebelah Dispenda. Rencananya tujuh lantai, untuk pertemuan-pertemuan, sudah diajukan tapi belum disetujui dan dihapus," katanya.

Menurutnya jika proyek gedung pertemuan ini disetujui maka kegiatan seremonial pemerintah kota tidak perlu lagi digelar di hotel.

Sebelumnya, Wakil Ketua Banggar DPRD Batam Aris Hardi Halim menyatakan agar pemkot melakukan rasionalisasi struktur APBD Kota Batam 2013 sebelum pengesahan pada 20 Desember 2012 mendatang.

Rasionalisasi itu mesti dilakukan menyusul komposisi antara belanja dan pendapatan dalam APBD 2013 yang diajukan Wali Kota Batam masih memiliki selisih yang besar yakni Rp540 miliar.

"Struktur APBD tahun depan ada selisih besar, belanja Rp2,2 triliun dan pendapatan Rp1,66 triliun, selisih sekitar Rp540 miliar. Kami minta Pemkot lakukan rasionalisasi agar belanja dan pendapatan imbang," tuturnya.

Aris mengatakan selama pembahasan APBD Batam 2013 mencoba mencari formula untuk menyeimbangkan pos pendapatan dan belanja dengan opsi menaikkan pendapatan atau menurunkan belanja.

Namun setelah dikalkulasi pos pendapatan APBD tahun depan hanya maksimal diraup sekitar Rp1,7 triliun.

"Pendapatan tidak bisa signifikan, naiknya cuma Rp1,7 triliun," tambahnya.(k17/k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Wahyu Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top