Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KANTOR BERITA ISLAM: MiRaj News Agency Resmi Diluncurkan

JAKARTA-Kantor Berita Islam pertama dan satu-satunya di Indonesia bernama Mi'raj News Agency (MINA) hari ini diluncurkan, yang diyakini turut memperkaya khasanah media global yang bersifat Islami serta meningkatkan dukungan internasional bagi kemerdekaan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  11:27 WIB

JAKARTA-Kantor Berita Islam pertama dan satu-satunya di Indonesia bernama Mi'raj News Agency (MINA) hari ini diluncurkan, yang diyakini turut memperkaya khasanah media global yang bersifat Islami serta meningkatkan dukungan internasional bagi kemerdekaan Palestina.

 

“MINA menjadi 'juru bicara' kaum muslimin dalam menyampaikan amar ma'ruf dan nahi mungkar, terutama dengan mendukung pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina,” kata Pemimpin Umum MINA Muhyiddin Hamidy saat peluncuran kantor berita tersebut di Jakarta, hari ini (18/12).

 

Muhyiddin mengatakan kehadiran MINA adalah tindak lanjut yang nyata dari hasil-hasil konferensi internasional Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina di Bandung pada Juli 2012.

 

“MINA merupakan media alternatif guna mengimbangi penguasaan opini global oleh Zionis Israel,” kata Muhyiddin, yang juga Pembina Jaringan Pesantren Al-Fatah seluruh Indonesia tersebut.

 

Dia menjelaskan dalam menyebarkan informasi, MINA jelas membawa cahaya kebenaran, keadilan, keamanan, kedamaian dan kejujuran serta amanah sesuai dengan ajaran Islam.

 

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Ali, yang meresmikan MINA berharap agar kantor berita Islam itu dapat memberikan kemaslahatan bagi umat Islam di seluruh dunia.

 

MINA didirikan atas kerja sama Jaringan Pesantren Al-Fatah seluruh Indonesia dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan Aqsa Working Group (AWG) serta radio Silaturahmi.

 

Peluncuran, yang diselenggarakan di Aula Masjid Al-Azhar, Jakarta tersebut, dihadiri juga oleh beberapa perwakilan Kedutaan Besar negara sahabat seperti Tunisia, Uni Emirat Arab, Iran dan Kuwait. (antara/yus) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top