Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBIAYAAN MOBIL BEKAS: Bess Finance Targetkan Pertumbuhan 50%

JAKARTA--PT Bess Finance, perusahaan pembiayaan yang fokus pada kendaraan bekas, membidik pertumbuhan pembiayaan sebesar 50% pada 2013 dengan mengandalkan ekspansi jaringan.
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  21:20 WIB

JAKARTA--PT Bess Finance, perusahaan pembiayaan yang fokus pada kendaraan bekas, membidik pertumbuhan pembiayaan sebesar 50% pada 2013 dengan mengandalkan ekspansi jaringan.

Anta Winarta, Presiden Direktur PT Bentara Sinergies Multifinance (Bess Finance), mengatakan  perseroan cukup optimistis dalam menghadapi tahun depan karena sejumlah masalah yang menjadi momok industri tidak menjadi kendala berarti bagi perseroan.

“Seperti kebijakan uang muka tidak menjadi masalah, karena di industri motor dan mobil bekas, uang muka yang berlaku sudah sesuai regulasi,” ujarnya kepada Bisnis Selasa (18/12).

Lebih rinci, uang muka yang diterapkan perseroan minimal 20% dalam pembiayaan motor serta minimal 25% dalam pembiayaan mobil.  Hal ini sudah sesuai regulasi uang muka yang diterbitkan oleh Bapepam-LK dan berlaku efektif pada pertengahan Juni 2012 lalu.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga tidak ketergantungan terhadap stok kendaraan seperti yang menjadi kendala bagi perusahaan pembiayaan yang fokus pada kendaraan baru. “Kami tidak ada ketergantungan terhadap ATPM [agen tunggal pemegang merk],” ujarnya. 

Anta menjelaskan perseroan menetapkan target pembiayaan baru (new booking) sebesar Rp1,5 triliun pada tahun depan, atau meningkat sekitar 50% dari tahun ini sebesar Rp1 triliun.

Sebagian besar pembiayaan baru diperuntukan bagi motor bekas dengan porsi 70%--80%  dan sisanya mobil bekas. “Mobil bekas yang kami biayai adalah kendaraan pribadi dan komersil,” ujarnya.

Dia menjelaskan target tersebut akan diraih dengan melakukan ekspansi jaringan cabang yang difokuskan pada beberapa provinsi, seperti Sumatera Selatan.  (if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top