Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMECATAN RUHUT: Anas pilih bungkam

MEDAN: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum enggan mengomentari pemecatan terhadap Ruhut Sitompul dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Komunikasi dan Informasi.Seusai deklarasi pasangan cagub Sumut Amri Tambunan dan cawagub RE Nainggolan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  05:02 WIB

MEDAN: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum enggan mengomentari pemecatan terhadap Ruhut Sitompul dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Komunikasi dan Informasi.Seusai deklarasi pasangan cagub Sumut Amri Tambunan dan cawagub RE Nainggolan di Lapangan Benteng Medan, Senin sore (17/12), Anas hanya berdiam diri ketika dimintai tanggapannya.Anas hanya berjalan santai menuju mobilnya meski sejumlah wartawan terus memintanya untuk menanggapi pemecatan Ruhut Sitompul.Ia justru berteriak "Hidup Amri-RE" ketika dimintai tanggapan atas penolakan sejumlah petinggi Partai Demokrat atas pemecatan tersebut. Ketika terus didesak, Anas meminta wartawan untuk mempertanyakan hal lain. "Yang ringan-ringan saja," katanya.Sebelumnya diwartakan, Ruhut Sitompul dipecat dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Komunikasi dan Informasi.Namun anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarifuddin Hasan menganggap pemecatan Ruhut Sitompul tersebut tidak layak karena memiliki loyalitas tinggi ke Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono."Setahu saya, dia memang termasuk kader Partai Demokrat yang sangat loyal kepada Pak SBY," katanya di sela-sela acara Silaturahmi Nasional Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Sabtu (15/12).Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustofa menyatakan usulan pemecatan Ruhut Sitompul akan dibahas di Komisi Pengawas. (Antara/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top