Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HUNIAN VERTIKAL: Pardika Wisthi andalkan Swiss Bel-Woodland Park

JAKARTA: PT Pardika Wisthi Sarana (PWS) garap bisnis condotel dengan konsep business resort serviced apartment, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.Hunian baru ini bernama Swiss Bel-Woodland Park Condotel. Ada sebanyak lima unit tower dibangun, dan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Desember 2012  |  18:18 WIB

JAKARTA: PT Pardika Wisthi Sarana (PWS) garap bisnis condotel dengan konsep business resort serviced apartment, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.Hunian baru ini bernama Swiss Bel-Woodland Park Condotel. Ada sebanyak lima unit tower dibangun, dan rencananya baru dioperasikan pada akhir 2014.Achmad Setiadi, Direktur Utama PT Pardika Wisthi Sarana, mengatakan hunian baru kondotel ini jumlahnya mencapai 1.200 unit kamar. Dibangun di atas tanah seluas 3,2 hektare. Lokasinya pas disamping Stasiun Kalibata, atau di seberang Kalibata Mall."Investasi keseluruhannya sekitar Rp700 miliar. Harga per uni berkisar Rp700 juta-Rp2 miliar. Kondotel ini dikelola oleh manajemen Swiss Bel Hotel International yang berpusat di Hong Kong. Kami optimistis pasar properti saat ini masih bagus," kata Achmad di Jakarta, Minggu (16/12).Dia menjelaskan pembangunan tower tersebut secara bertahap, dan selesai pertengahan 2014. "Untuk tower satu sebanyak 212 unit kamar, semuanya sudah terjual habis. Sedangkan tower 3 masih tersisa sekitar 70 unit kamar. Ukuran kamar berkisar 32 m2 sampai 150 m2," ujarnya.Achmad mengatakan investasi properti ini dilengkapi dengan rental guarantee dari pengembang sebesar 16% untuk 2 tahun pertama, atau 8% setahun. Selain itu, setiap investor memiliki hak menginap di Swiss Bel-Woodland Park Condotel dengan kuota 21 point per tahun.Emil Arifin, Komisaris Utama Daniland Group & PT Pardika Wisthi Sarana, menambahkan  pembangunan condotel ini tidak semata-mata hanya membangun saja, tapi juga memperhatikan konsep hijau dan ramah lingkungan."Kami memindahkan pohon-pohon besar yang berusia sampai 100 tahun lebih, yang banyak terdapat di areal lahan kami beli. Pohon beringin, dan lainnya kami bongkar  dan ditanam kembali di sekitar lahan hunian, sehingga nantinya muncul hutan mini di tengah kota," ungkapnya.Untuk memindahkan hutan tersebut, lanjut Emil, pihaknya memakai tenaga ahli untuk memindahkan pohon tua tersebut, agar tidak rusak. Ada 15 pohon besar dan tua, dan pohon puluhan pohon kecil lainnya. Lingkungan ini dulu bekas perumahan perusahaan sepatu Bata, dan banyak pohon."Makanya kami beri nama Woodland Park Residence Kalibata. Jadi harus ada pohon dan kayu, serta hijau. Kami juga menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda," tambahnya. (arh)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rahmayulis Saleh

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top