Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SENGKETA BISNIS: Google Dekati Penyelesaian Damai dengan FTC

WASHINGTON--Google Inc dekati penyelesaian terkait tuduhan US Federal Trade Commission (FTC) bahwa mereka melanggar hukum persaingan usaha dengan mencoba untuk memblokir akses ke hak paten kunci dalam teknologi smartphone yang dimilikinya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  20:09 WIB

WASHINGTON--Google Inc dekati penyelesaian terkait tuduhan US Federal Trade Commission (FTC) bahwa mereka melanggar hukum persaingan usaha dengan mencoba untuk memblokir akses ke hak paten kunci dalam teknologi smartphone yang dimilikinya.

Sumber yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa FTC mungkin akan mengumumkan hasilnya minggu ini. Isinya kemungkinan adalah keputusan persetujuan yang akan membatasi kemampuan Google untuk minta pemblokiran terhadap produk pesaing yang menggunakan paten standar penting. 

Menurut sumber itu, keputusan tersebut akan menghentikan perintah larangan yang diminta Google terhadap penggunaan paten yang oleh perusahaan telah disepakati untuk melisensinya dengan "persyaratan yang adil dan wajar."

Yang paling penting adalah upaya Google untuk memblokir impor AS atas produk Microsoft Corp dan Apple Inc. Google mengklaim bahwa mereka melanggar paten standar industri yang dimiliki oleh salah satu anak usahanya, Motorola Mobility.

FTC membuka penyelidikan formal ke masalah tersebut pada Juni, dengan mulai mencari informasi dari perusahaan termasuk Microsoft dan Apple. FTC menyelidiki apakah Google menawarkan lisensi untuk teknologi yang digunakan untuk membantu mengoperasikan 3G nirkabel, Wi-Fi dan streaming video dengan persyaratan yang adil dan wajar.

"Kami mengambil komitmen kami untuk melisensi dengan adil, wajar, dan tidak diskriminatif secara serius dan senang untuk menjawab setiap pertanyaan FTC," kata Adam Kovacevich, juru bicara Google, seperti dikutip Bloomberg.

Teknologi standar industri membantu memastikan bahwa produk produsen yang berbeda, seperti antena ponsel dan perangkat lunak global positioning system bisa bekerja sama. 

Perusahaan yang menciptakan teknologi ini, yang sepakat teknologinya dijadikan standar industri, berjanji untuk melisensi patennya dengan persyaratan yang wajar.

Sumber Bloomberg itu mengatakan bahwa penyelesaian soal paten itu tidak membahas isu-isu lain yang diselidiki FTC. Penyelidikan itu soal apakah praktik bisnis Google di internet, iklan pencarian dan perangkat mobile merusak kompetisi yang sehat.

Motorola Mobility tidak mungkin untuk meminta otoritas melarang produk Apple atau Microsoft di Amerika Serikat pada tahun berikutnya, sekalipun tanpa kesepakatan dengan FTC.

Hal itu karena kasus melawan Apple telah dimentahkan oleh seorang hakim di Chicago yang mengatakan pembuat handset tidak bisa menerima perintah pengadilan ketika melibatkan paten standar yang penting. (Bloomberg/mtb/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top