Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUSAT PENYIMPANAN DATA: Facebook, Google dan Yahoo Diincari Jadi Pengguna DRC BP Batam

BATAM--Pusat Data Sistem Informasi BP Batam, sebagai penyedia layanan Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC), menargetkan sejumlah perusahaan internasional seperti Google, Facebook dan Yahoo menjadi pengguna fasilitas pusat data milik mereka.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  18:32 WIB

BATAM--Pusat Data Sistem Informasi BP Batam, sebagai penyedia layanan Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC), menargetkan sejumlah perusahaan internasional seperti Google, Facebook dan Yahoo menjadi pengguna fasilitas pusat data milik mereka.

"Target kami, Google, Facebook dan Yahoo menggunakkan fasilitas kami, mulai dari pusat data hingga layanan cloud computing," ujar Donald Panjaitan, Kepala Pusat Data Sistem Informasi BP Batam, Selasa (11/12/2012).

Hingga saat ini, kata dia, baru sejumlah instansi nasional dan perusahaan di Batam yang menjadi pengguna pusat data milik BP Batam. Beberapa pengguna tersebut yakni BP Batam, Kemendag, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan IPTEKnet.

Sementara penggunaan server BP Batam tersebut saat ini sekitar 60% dari 150 rak server yang mereka milik mereka.

Selain perusahaan-perusahaan tersebut, Pusat Data BP Batam juga menyasar instansi nasional dan swasta dalam menawarkan layanan pusat data ini.

Donald menambahkan, pihaknya juga memiliki kerjasama dengan Telekomunikasi Indonesia International (Telin) yang memiliki pusat data di Singapura. Kerjasama ini diharapkan ikut membantu melakukan pendekatan ke Google, Yahoo dan Facebook.

"Kami kerjasama dengan Telin yang punya data center dengan Singapura," tuturnya.

Donald menilai banyaknya industri di Batam yang berafiliasi dengan perusahaan asing di luar negeri sangat memerlukan adanya data center yang dapat digunakan sebagai DRC.

"Pada saat ini keberadaan DRC telah menjadi persyaratan globalisasi dunia usaha. Kami menyediakan infrastruktur IT modern untuk industri. Kami juga terus menawarkan layanan cloud computing, training center, serta mirroring," sambungnya.(k17/k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Wahyu Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top