Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INVESTASI SUMSEL: Realisasi Lebihi Target, Capai Rp13,8 Triliun

PALEMBANG: Realisasi investasi Sumatra Selatan mencapai Rp13,8 triliun, atau telah melebihi target yang ditetapkan Pemprov Sumsel sebesar Rp13 triliun hingga akhir 2012.Kepala Badan Promosi, Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Sumsel Permana
Dimas Priyanto
Dimas Priyanto - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  17:02 WIB

PALEMBANG: Realisasi investasi Sumatra Selatan mencapai Rp13,8 triliun, atau telah melebihi target yang ditetapkan Pemprov Sumsel sebesar Rp13 triliun hingga akhir 2012.Kepala Badan Promosi, Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Sumsel Permana mengatakan pencapaian realisasi penanaman modal tersebut ditopang oleh sektor perkebunan, pertambangan dan industri.“Target realisasi investasi Sumsel sudah tercapai 106%. Hal tersebut menunjukkan bahwa Sumsel semakin dibidik oleh para investor,” katanya seusai acara temu responden survei Bank Indonesia Wilayah VII Palembang, Selasa (11/12/2012).Data BP3MD menunjukkan realisasi investasi per November 2012 masih didominasi oleh penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp7,17 triliun. Sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp5,65 triliun.“Jumlah tersebut baru sampai dengan akhir November, akan bertambah lagi pada bulan ini sehingga total realisasi investasi pada 2012 menjadi Rp13,8 triliun,” paparnya.Menurut Permana, arus  penanaman modal dari investor asing memang tergolong deras sejak tahun lalu, yang juga merupakan efek dari event internasional SEA Games yang jadi daya tarik provinsi tersebut.Pencapaian PMA pada tahun ini meningkat hampir 30% dari realisasi PMA pada 2011 lalu sebesar Rp5,52 triliun. Realisasi investasi tersebut telah berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 31.130 orang dari 72 perusahaan. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu sebanyak 26.391 orang dari 60 perusahaan.Adapun kegiatan PMDN di Sumsel justru mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp11,4 triliun  menjadi Rp5,65 triliun.Dia mengemukakan tingginya realisasi investasi tersebut akan berlanjut hingga tahun depan meskipun banyak yang memroyeksi akan terjadi perlambatan ekonomi pada 2013.“Kami optimistis investasi masih tinggi pada tahun depan karena kami akan fokus pada kerjasama-kerjasama yang sudah bergulir,” katanya.BP3MD akan memfokuskan terealisasinya penanaman modal di industri strategis, seperti pembangkit listrik panas bumi (geothermal) yang tersebar di tujuh titik.Permana mengatakan investor asal Turki sudah menyatakan tertarik untuk menggarap potensi panas bumi yang ada di tiga titik, meliputi Tanjung Sakti, Lumut Balai dan Danau Ranau. Adapun nilai investasi untuk proyek tersebut bisa mencapai Rp8 triliun – Rp9 triliun.“Saat ini prosesnya sudah ada di Kementerian ESDM mudah-mudahan saja prosesnya cepat sehingga bisa terealisasi pada tahun depan,” paparnya. (bas) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top