Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUKU BUNGA ACUAN: BI Tetap Pertahankan 5,75% Hingga Akhir Tahun

JAKARTA--Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75% sejak Februari 2012 hingga bulan terakhir di tahun ini.Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dody Budi Waluyo mengatakan tingkat suku bunga
Edwina
Edwina - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  15:15 WIB

JAKARTA--Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75% sejak Februari 2012 hingga bulan terakhir di tahun ini.Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dody Budi Waluyo mengatakan tingkat suku bunga tersebut dinilai konsisten seiring dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali.Inflasi selama November 2012 tercatat sebesar 0,07% (month on month) dan 4,32% year on year. Adapun, target inflasi yang ditetapkan pemerintah pada tahun depan dan 14 adalah 4,5% +/- 1%.Dody menyampaikan sesuai dengan rapat Dewan Gubernur BI, proyeksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV/2012 sebesar 6,2% sehingga secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai sekitar 6,3% atau lebih rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada awal tahun 6,5%."Pertumbuhan ekonomi ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi meskipun kinerja ekspor masih menurun,"  ujarnya kepada pers, Selasa (11/12).Namun, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi akan kembali meningkat didorong oleh permintaan domestik, peningkatan ekspor, potensi pulihnya ekonomi global, dan perbaikan harga komoditas internasional.Dari sisi kinerja perbankan, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) berada di atas ketentuan minimum 8% sedangkan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross sekitar 2%-2,3%.Per Oktober 2012, pertumbuhan kredit mencapai 22,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan kredit selama Oktober 2012 lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 22,9%.Dody mengungkapkan perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada kredit konsumsi, yakni 18,9% year on year (yoy) dibandingkan dengan September 2012 sebesar 19,6%.Adapun,segmen kredit modal kerja yang sempat mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 21,9% pada bulan lalu, naik tipis menjadi 22% yoy. Pertumbuhankredit investasi cenderung stabil sebesar 30,3% dari 30,4% pada bulan sebelumnya. (if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top