EKONOMI KALBAR 2013: Butuh Investasi Rp22,51 Triliun

PONTIANAK-Provinsi Kalimantan Barat membutuhkan investasi senilai Rp22,51 triliun selama 2013 untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  07:57 WIB

PONTIANAK-Provinsi Kalimantan Barat membutuhkan investasi senilai Rp22,51 triliun selama 2013 untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.

Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya mengatakan investasi tersebut baik berasal dari swasta maupun pemerintah.

“Investasi swasta yang dibutuhkan sebesar Rp12,38 triliun, sedangkan pemerintah nilainya Rp10,13 triliun,” ujarnya hari ini (10/12).

Dia menjelaskan investasi swasta dalam bentuk penanaman modal dalam negeri sebesar Rp6,18 triliun dan penanaman modal asing US$687,92 juta.

Target pertumbuhan ekonomi 6% itu diharapkan mampu menekan angka pengangguran paling tinggi mencapai 6,81%.

“Kalau pendapatan per kapita, diproyeksikan meningkat menjadi Rp18,5 juta. Perkiraan tahun 2012 adalah sebesar Rp16,79 juta”.

Berdasarkan data BPS Kalbar, pendapatan per kapita di Kalbar pada 2011 telah mencapai Rp15,01 juta.

Namun ia juga berharap agar inflasi dapat terus dikendalikan di tingkat yang rasional sehingga tidak melonjak terlalu tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Supaya daya beli masyarakat tidak menurun”.

Dia memperkirakan angka inflasi pada 2013 sebesar 5,5%. Ia mengakui ada sejumlah tantangan pokok yang harus dihadapi Kalbar pada tahun depan, di antaranya upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, berkelanjutan dan berkualitas.

“Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat, restrukturisasi keseimbangan antarsektor, pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelaksanaan tata pemerintahan yang baik,” tuturnya. (antara/yus) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top