Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEWA GUNA USAHA: Kinerja Pembiayaan Jeblok Selama Oktober, Turun Rp524 Miliar

JAKARTA: Memasuki triwulan IV kinerja pembiayaan sewa guna usaha semakin melambat, bahkan portofolio anjlok selama Oktober 2012.Berdasarkan data Bank Indonesia, portofolio pembiayaan segmen sewa guna usaha (SGU) industri multifinance tercatat turun sebesar
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  20:55 WIB

JAKARTA: Memasuki triwulan IV kinerja pembiayaan sewa guna usaha semakin melambat, bahkan portofolio anjlok selama Oktober 2012.Berdasarkan data Bank Indonesia, portofolio pembiayaan segmen sewa guna usaha (SGU) industri multifinance tercatat turun sebesar Rp524 miliar selama sebulan, menjadi Rp106,99 triliun pada akhir Oktober.Penurunan portofolio pembiayaan dalam bulanan ini pertama kali terjadi sejak 2009 lalu. Namun, bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya, segmen SGU masih tercatat tumbuh 49,59%Segmen SGU sempat melesat sejak awal hingga pertengahan tahun ini dengan pertumbuhan di atas 50% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Bahkan pertumbuhan tahunan sempat menyentuh 77% pada Juli lalu yang mendorong pangsa pasar SGU menembus 36%.SGU atau dikenal sebagai leasing merupakan salah satu segmen pembiayaan multifinance yang umum digunakan pada alat berat, mesin produksi serta kendaraan komersial.Wiwie Kurnia, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), mengatakan pelambatan pada SGU tidak terlepas dari penurunan permintaan dari sektor pertambangan dan perkebunan.

"Kedua sektor tersebut selama ini mengandalkan pasar ekspor yang mengalami kendala akibat krisis utang Eropa dan Amerika Serikat, serta pelambatan ekonomi di berbagai negara," ujarnya kepada Bisnis, Senin (10/12/2012).Meski demikian, asosiasi menilai pelambatan pada pembiayaan alat berat merupakan hal yang sementara.  “Kami harapkan ini sementara saja karena proyeksi ekonomi Indonesia masih cerah yang pada tahun depan.” (bas) (Foto:ifsa.or.id)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top