SILVIO BERLUSCONI siap jadi PM Italia lagi: "Saya Maju untuk Menang"

News Editor | 09 Desember 2012 06:41 WIB
ROMA - Silvio Berlusconi pada Sabtu mengakhiri spekulasi berpekan-pekan tentang rencana pencalonan kembali dirinya untuk jabatan perdana menteri, posisi yang ditinggalkannya tahun lalu.
 
"Saya maju untuk menang," kata pemimpin partai sayap kanan Partai Rakyat Bebas (PDL) itu di Milanello, utara kota Milan.
 
Berlusconi meminta PDL untuk menggelar rapat pada Minggu dan telah membuka komunikasi kepada sekutu Partai Liga Utara untuk mencoba menyakinkan mereka agar mau mencalonkan satu kandidat.
 
"Ketika saya terjun ke olahraga, bekerja atau belajar, saya tidak pernah mengikuti kompetisi untuk tidak menjadi juara," kata Berlusconi.
 
"Saya harap saya bisa berada di posisi yang bisa menjelaskan kepada seluruh rakyat Italia bahwa diperlukan sebuah kekuatan mayoritas untuk mengubah tatanan konstitusi," katanya.
 
Pemilihan umum dijadwalkan berlangsung pada Maret atau April tahun depan tetapi tanggal pastiya belum ditetapkan, termasuk juga belum ada kepastian apakah aturan pemilu yang dianggap tidak memuaskan beberapa pihak akan diubah.
 
Pengumuman Berlusconi itu mengonfirmasi sejumlah komentar dari petinggi partainya dan menjawab spekulasi yang dibuatnya dalam beberapa hari terakhir.
 
Pada Oktober, Berlusconi sempat mengatakan dirinya tidak akan maju lagi untuk posisi perdana menteri. Sementara pada Rabu sore, raja media berusia 76 tahun itu mengatakan dirinya telah diminta untuk sesegera mungkin kembali ke pentas politik.
 
Jika berjalan mulus, maka pencalonannya itu akan menjadi yang keenam kalinya. Berlusconi sebelumnya telah tiga kali menjadi Perdana Menteri Italia selama dua dekade karir politiknya.
 
Revolusi di parlemen memaksa dia harus mengundurkan diri dari jabatannya pada November tahun lalu, ketika Berlusconi harus memerangi sejumlah skandal yang menjatuhkan reputasinya.
 
Kejatuhan Berlusconi saat itu dijawab dengan respon negatif dari pasar keuangan, yang membawa Italia berhadapan dengan jurang kebangkrutan.
 
Mario Monti mengambil alih posisi perdana menteri yang mengepalai sejumlah teknokrat pemerintah tanpa melalui pemilihan umum. Monti baru saja akan mengenalkan kebijakan peningkatan pajak dan langkah penghematan untuk mengendalikan perekonomian.
 
Pada Kamis, anggota parlemen dari PDL memilih abstain dalam mosi protes terhadap kebijakan Monti itu, tetapi tidak bermaksud menurunkan pemerintah yang sampai saat ini mereka dukung itu.
 
Ketegangan politik itu lagi-lagi membuat pasar keuangan lesu, sementara kandidat yang baru dinominasikan dari Partai Demokratik, Pier Luigi Bersani menyebut Berlusconi tidak logis.
 
"Sangat jelas bahwa anda tidak belajar dari kesalahan di masa lalu, pemerintahan Monti bukan transisi tetapi sebuah sisipan yang bisa membuka dan menutup celah kapapun dia mau," kata Bersani.
 
"Anda tidak bertanggung jawab," katanya.
 
Sedangkan Berlusconi menjawab kritikan itu pada Sabtu dengan ucapan "Bersani sudah memulai kampanyenya, dan sepengetahuan saya sejauh ini kami telah bertindak dengan cara yang penuh tanggung jawab," kata Berlusconi, demikian AFP.
 
(Antara/faa)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup