MINYAK MENTAH: Hindari sanksi AS, importir kurangi pembelian ke Iran

WASHINGTON: Negara-negara importir minyak terus mengurangi pembelian minyak dari Iran sehingga kemungkinan akan terus mendapatkan eksepsi dari sanksi Amerika Serikat (AS) pekan depan.
News Editor | 02 Desember 2012 23:39 WIB

WASHINGTON: Negara-negara importir minyak terus mengurangi pembelian minyak dari Iran sehingga kemungkinan akan terus mendapatkan eksepsi dari sanksi Amerika Serikat (AS) pekan depan.

Dua pejabat AS pada akhir pekan lalu (30/11) mengungkapkan data perdagangan minyak menunjukkan tujuh negara, yang masa berlaku eksepsi sanksi AS-nya akan habis pada 8 Desember 2012, terus mengurangi impor minyak Iran.

Pemerintahan AS di bawah Presiden Barack Obama pada 6 bulan yang lalu memberikan eksepsi kepada India, Turki, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Malaysia, dan Afrika Selatan untuk tetap mengimpor minyak dari Iran asalkan ada pengurangan yang signifikan.

Pada 8 Desember 2012, masa berlaku eksepsi selama 180 hari itu akan habis. Keenam negara ini harus membuktikan kepada AS bahwa mereka telah mengurangi impor minyak Iran, sehingga mereka layak mendapatkan eksepsi berikutnya.

Sebagaimana yang diketahui, AS dan Uni Eropa menerapkan sanksi embargo minyak Iran dengan melarang lembaga keuangan membiyai transaksi minyak Iran dan melarang negara-negara sekutu membeli minyak Iran atau ikut kena sanksi. (Bloomberg/03/arh) 

 

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup