Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CUTI BERSAMA: Tiket Kereta Semua Kelas Habis Terjual

PURWOKERTO:  Tiket Kereta Api eksekutif, bisnis, dan ekonomi dari Jakarta – Purwokerto perjalanan 15 November dan dari Purwokerto ke Jakarta untuk 18 November habis terjual.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 November 2012  |  17:10 WIB

PURWOKERTO:  Tiket Kereta Api eksekutif, bisnis, dan ekonomi dari Jakarta – Purwokerto perjalanan 15 November dan dari Purwokerto ke Jakarta untuk 18 November habis terjual.

 

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi V, Purwokerto, Surono mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa cuti bersama 15-18 November 2012 pihaknya memaksimalkan rangkaian kereta api.

 

"Kereta yang akan berangkat dari Jakarta malam ini sudah dimaksimalkan disesuaikan daya tarik maksimal lokomotif, sehingga kembalinya ke Jakarta sudah maksimal," katanya di Purwokerto, Rabu (15/11/2012).

 

Menurut dia, dalam menghadapi cuti bersama ini, PT KAI Daop V, Purwokerto tidak menyediakan rangkaian kereta api tambahan. Namun khusus KA Argo Dwipangga jurusan Solo-Gambir ada tambahan satu rangkaian.

 

Disinggung mengenai penjualan tiket kereta api, dia mengatakan, seluruh tiket KA kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi dari Jakarta untuk perjalanan 15 November telah habis terjual.

 

"Tiket untuk perjalanan ke Jakarta pada 18 November juga sudah habis. Kalau untuk hari ini masih ada," katanya.

 

Menurut dia, tiket tujuan Jakarta pada 17 November masih tersisa sekitar 500 tiket sebagian besar kelas bisnis, eksekutif masih sekitar 150-an dan ekonomi telah habis.

 

Terkait cuti bersama tersebut, dia mengatakan, jajaran PT KAI pusat maupun daerah telah menyiapkan posko.

 

"Di samping dari internal Daop, juga ada dari kantor pusat yang diterjunkan di Posko Daop," katanya.

 

Surono mengatakan, petugas posko tidak hanya memantau kelancaran operasi perjalanan KA tetapi juga pelayanan.

 

Menurut dia, pemantauan juga dilakukan terhadap jalur-jalur rawan longsor, rawan amblas, maupun rawan banjir. (Antara/Endot Brilliantono)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Reporter 1

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top