Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OKUPANSI HOTEL di Semarang terjaga tinggi

SEMARANG: Tingkat hunian atau okupansi hotel di Semarang tetap terjaga tinggi mencapai 85%-86%, meski sejumlah lokasi di kota ini sempat menjadi target sasaran aksi teror jaringan terorisme yang tertangkap di Solo.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Oktober 2012  |  05:08 WIB

SEMARANG: Tingkat hunian atau okupansi hotel di Semarang tetap terjaga tinggi mencapai 85%-86%, meski sejumlah lokasi di kota ini sempat menjadi target sasaran aksi teror jaringan terorisme yang tertangkap di Solo.

                      

General Manager Hotel Dafam Semarang Firman S. Permana mengatakan pemberitaan penangkapan jaringan terorisme serta isu yang menyebutkan sejumlah lokasi di Kota Semarang sempat menjadi target sasaran, tidak mempengaruhi okupansi di hotelnya.

“Kami bersyukur pemberitaan terkait terorisme tidak berdampak pada tingkat kunjungan di Hotel Dafam, bahkan kondisinya saat ini justru mengalami peningkatan dari pada tahun lalu,” ujarnya disela acara 'Parade Soto Nusantara' di Hotel Dafam Semarang, Selasa (30/10/2012).

Dia mengatakan tingkat okupansi yang mencapai kisaran 85%-86% tersebut mengalami peningkatan dari pada periode sama tahun lalu yang hanya mencapai 84%.

Menurutnya, kondisi keamanan di Kota Semarang cukup kondusif serta meningkatnya sejumlah event Meeting, Incentives, Conferences, Exibithions (MICE) pada Oktober-Desember 2012, akan mendorong peningkatan okupansi hingga akhir tahun ini dapat menyentuh level 88%.

Hal senada disampaikan General Manager Hotel Horison Semarang Bambang ‘Benk’ Mintosih yang menilai tingkat hunian dihotelnya pada Oktober ini mencapai 85%.

Okupansi Oktober ini lebih baik, jika dibanding September yang hanya dikisaran 70%.

"Sedangkan untuk November hingga Desember, diperkirakan  masih akan terus meningkat bahkan hingga awal 2013,” tuturnya. (ra)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Puput Ady Sukarno

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top