Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SENGKETA UTANG: Kepsonic Indonesia Diajukan Pailit

JAKARTA: PT Hyundai Injection Moulding Machinery diketahui mengajukan permohonan pailit terhadap perusahaan manufaktur PT Kepsonic Indonesia di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terkait utang US$392.000. Kepsonic Indonesia (termohon) merupakan perusahaan
Wisnu Wijaya
Wisnu Wijaya - Bisnis.com 22 Oktober 2012  |  18:55 WIB

JAKARTA: PT Hyundai Injection Moulding Machinery diketahui mengajukan permohonan pailit terhadap perusahaan manufaktur PT Kepsonic Indonesia di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terkait utang US$392.000. Kepsonic Indonesia (termohon) merupakan perusahaan manufaktur pembuatan spare part televisi dan barang elektronik lainnya dengan merek Samsung. Sidang yang dipimpin hakim Noer Ali ini telah masuk tahap pembuktian.Dalam salinan permohonan pailit disebutkan bahwa pada Mei 2010 Kepsonic mengajukan pembelian sejumlah barang kepada Hyundai Injection (pemohon) senilai total US$630.000. Seharusnya, utang sudah dibayar lunas sesuai tenggat 2 Agustus 2011. Akan tetapi, hingga batas waktu tersebut termohon baru mampu membayar sejumlah US$238.000. Guna memberi waktu lebih panjang, pemohon melakukan penjadwalan pembayaran utang dengan cera mengangsur. Seharusnya, berdasarkan skema restruturisasi itu, termohon membayar masing-masing US$50.000 pada 30 Oktober 2011 dan 30 Desember. Sisanya US$292.000 diangsur setiap tanggal 30 dengan besaran US$24.333. Namun, hingga batas akhir penjadwalan pembayaran utang yang baru itu usai, termohon tidak membayar utangnya senilai US$238.000. “Tidak memenuhi itikad baik untuk menyetujui restrukturisasi meskipun berulangkali diingatkan soal pembayaran,” ungkap permohonan itu. Utang inilah yang digunakan pemohon untuk mengajukan pailit atas mitranya tersebut ke pengadilan niaga. Pemohon berharap utangnya bisa dibayar dan mendapatkan keputusan seadil-adilnya. Kuasa hukum pemohon, Wardaya, enggan berkomentar banyak terkait upaya kliennya tersebut. "Pokoknya ada utanglah," katanya seusai sidang hari ini (22/10). Sebagai persyaratan mengajukan permohonan pailit, pemohon menyertakan kreditur lain yakni PT Eljindo Konstruksi Abadi yang memiliki piutang kepada termohon sebesar US$160.000. Adri Of Patras, kuasa hukum termohon, yang diminta tanggapannya soal permohonan itu juga tidak banyak berkomentar. “Kami akan bayar utangnya,” katanya. Hyundai Injection Moulding Machinery merupakan perusahaan manufaktur penyedia plastik untuk barang elektronik. Pasar perusahaan asal Korea Selatan ini telah menjangkau benua Amerika dan Asia termasuk Indonesia. (Bsi)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top