Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POLRI VS KPK: Presiden Menilai Proses Penangkapan NOVEL Tak Tepat

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai proses  penangkapan penyidik KPK Kompol Novel  Baswedan yang diduga melakukan penganiayaan pada 2004. oleh Polri  tidak tepat, baik waktunya, caranya maupun pendekatannya. 
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 08 Oktober 2012  |  21:12 WIB

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai proses  penangkapan penyidik KPK Kompol Novel  Baswedan yang diduga melakukan penganiayaan pada 2004. oleh Polri  tidak tepat, baik waktunya, caranya maupun pendekatannya. 

Presiden meminta penanganan kasus hukum kepada Novel Baswedan tidak menggunakan motivasi lain, karena yang bersangkutan tengah melakukan penyidikan atas kasus dugaan kasus korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri yang melibatkan Irjen Djoko Susilo. 

“Jangan ada motivasi lain, misalnya karena melaksanakan tugas penyidikan simulator SIM. Itu tidak boleh. Menurut saya, tidak tepat jika ada tindakan untuk memroses Kompol Novel pada kondisi saat ini, waktunya tidka tepat, pendekatan dan arahanya pun tidak tepat,” katanya, Senin (8/10/2012) 

Namun, Presiden juga menyayangkan sikap KPK dan sebagian elemen masyarakat yang memvonis telah terjadi kriminalisasi terhadap KPK manakala  ada upaya penegakan hukum terhadap penyidik KPK. 

“Sebaiknya, jangan setiap upaya penegakan hukum langsung divonis sebagai upaya kriminalisasi KPK,” tegas SBY. (if) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top