Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ISTANA WAPRES klaim hemat energi hingga 20%

JAKARTA: Istana Wapres mengklaim berhasil melakukan penghematan listrik hingga 20% pada kuartal I/2012 sejak ada gerakan hemat energi yang dilakukan sejak  tahun lalu.Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat mengatakan penghematan energi di Istana Wapres,
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  09:14 WIB

JAKARTA: Istana Wapres mengklaim berhasil melakukan penghematan listrik hingga 20% pada kuartal I/2012 sejak ada gerakan hemat energi yang dilakukan sejak  tahun lalu.Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat mengatakan penghematan energi di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan dikendalikan langsung oleh Wapres Boediono."Penghematan itu langsung dikendalikan sendiri oleh Bapak Wapres. Semua orang diberitahu supaya matiin lampu jika tidak diperlukan, baik dikediaman maupun dikantor," ujar Yopie, hari ini.Penghematan energi sebenarnya sudah dilakukan sejak 2011. Menurut Yopie, berdasarkan laporan rekening listrik pada kuartal I/2012 ada penurunan pembayaran hingga 20% jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Laporan ini, lanjutnya, sudah disampaikan ke Sekretariat Negara sebagai bahan evaluasi.Selain mengurangi penggunaan  lampu di ruangan, beberapa contoh penghematan diantaranya mematikan air mancur yang ada di halaman depan Istana Wapres.  Penggunaan air mancur, hanya dilakukan jika ada acara resmi kenegaraan seperti menyambut tamu negara atau kunjungan pejabat negara lain."Kalau hanya rapat rutin tidak dinyalain, air mancur  itu beban listriknya cukup tinggi," katanya.  Penggunaan lift juga dikurangi dan dilakukan bergantian, kecuali pada waktu-waktu sibuk.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Selasa malam lalu, menyampaikan pidato mengenai penghematan energi, termasuk pengurangan pemakaian lampu di Istana Negara. (Faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top