Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DRAINASE KOTA: Kondisi buruk, sejumlah ruas jalan di Medan rawan banjir

MEDAN: Sejumlah ruas-ruas jalan di Medan rawan banjir di musim hujan, meskipun hanya hujan ringan, akibat pembangunan yang tidak terkendali dan buruknya sistem drainase kota.   Kondisi ini menyebabkan sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Wahid
Mardianah Noerdjali
Mardianah Noerdjali - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  18:05 WIB

MEDAN: Sejumlah ruas-ruas jalan di Medan rawan banjir di musim hujan, meskipun hanya hujan ringan, akibat pembangunan yang tidak terkendali dan buruknya sistem drainase kota.   Kondisi ini menyebabkan sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Wahid Hasyim, Jalan Halat, Jalan Juanda dan Jalan Perumnas Mandala tergenang air dengan ketinggian yang cukup signifikan menghambat arus lalu lalu lintas.Kemarin, hujan deras di Kota Medan menyebabkan kemacetan panjang lebih dari 2 kilometer di Jalan Gatot Subroto dan langsung ke Jalan Sultan Iskandar Muda akibat banyaknya kendaraan, khususnya roda empat, yang mogok karena mesin terendam air.“Hujan tidak lama, hanya sekitar 2 jam, tetapi sudah menyebabkan banjir di jalan,” ujar Imanuel Sinurat, salah satu warga Medan, hari ini (Selasa, 28/05). Dia mengaku terjebak akibat macet total di Jalan Gatot Subroto selama sekitar satu jam akibat banjir, tadi malam.Dari pantauan Bisnis, hujan lebat juga menyebabkan sejumlah ruas-ruas jalan kawasan permukiman terkenang air sewaktu terjadi hujan pada beberapa hari terakhir, seperti di beberapa titik pada Jalan Monginsidi.  Konsultan Jakarta Urban Sanitation Institute Joy Irman menyebutkan seiring dengan pertumbuhan perkotaan yang amat pesat di Indonesia, permasalahan drainase perkotaan semakin meningkat.“Pada umumnya penanganan drainase dibanyak kota masih bersifat parsial, sehingga tidak menyelesaikan masalah banjir dan genangan secara tuntas.,” ujarnya dalam laporan Pedoman Sistem Drainase Kota Dalam Rangka Percepatan Pengurangan Genangan di Kawasan Perkotaan.Pengelolaan drainase perkotaan, jelasnya, harus dilaksanakan secara menyeluruh, dimulai tahap perencanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan, serta ditunjang dengan peningkatan kelembagaan, pembiayaan serta partisipasi masyarakat.(api)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top