Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IBAS YUDHOYONO: Demokrat investigasi INSIDEN TERNATE

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Mei 2012  |  00:59 WIB

 

JAKARTA: Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatakan, DPP Partai Demokrat akan melakukan investigasi terhadap aksi penghadangan yang dilakukan oleh massa di Bandara Sultan Babullah Ternate.

 

"DPP Partai Demokrat akan segera menginvestigasi kejadian di Ternate. Bila terbukti mengarah pada satu konspirasi, tentu DPP Demokrat akan menegakkan disiplin organisasi sesuai dengan ketentuan partai," kata Ibas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 24 Mei 2012.

 

Ibas menegaskan penghadangan terhadap rombongan DPP Partai Demokrat itu tidak bisa ditoleransi dalam etika berorganisasi. "Apapun alasannya, tentunya segala sesuatu bisa diselesaikan secara dingin dan hati tenang," katanya.

 

Ibas dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum nyaris menjadi sasaran amuk massa di Bandara Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut), Kamis.

 

Ibas dan Anas bersama sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat yang tiba di Bandara Babullah Ternate dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dihadang massa pendukung Ketua DPD Partai Demokrat Malut yang juga Gubernur Malut, Thaib Armaiyn, di terminal bandara.

 

Sejumlah orang memukul dua pengurus DPP Partai Demokrat bernama Ibrahim dan Syarif, sedangkan Edhie dan Anas lolos dari aksi anarkis massa tersebut karena berlindung di belakang Thaib Ibrahim.

 

Ibas dan Anas datang ke Ternate untuk menghadiri Musda II Partai Demokrat Malut, namun akibat insiden tersebut, Musda dibatalkan.

 

Thaib Armaiyn kepada wartawan menyesalkan insiden tersebut dan akan meminta aparat kepolisian mengusut oknum yang melakukan pemukulan terhadap dua pengurus DPP Partai Demokrat.

 

Thaib yang pada Musda DPD Partai Demokrat Malut kembali mencalonkan diri itu mengatakan, penghadangan yang berujung dengan aksi pemukulan tersebut bermula dari surat DPP Partai Demokrat mengenai penunjukkan panitia pelaksana Musda di luar sepengetahuan DPD Partai Demokrat Malut.

 

"Padahal, DPD Partai Demokrat Malut telah membentuk panitia pelaksana yang diketuai oleh Maryam Amra, entah apa dasarnya menjelang pelaksanaan musda muncul surat dari DPP. Itulah yang membuat kader dan simpatisan saya marah," katanya. (Antara/ea)

 

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top