Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TIMUR TENGAH: Bentrok di Yaman, 24 tewas

ADEN: Enam prajurit Yaman dan 22 gerilyawan Al Qaida tewas Rabu ketika militer melanjutkan ofensif terhadap pangkalan militan di wilayah selatan pada hari ke-12, kata seorang pejabat keamanan dan sumber setempat.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  04:44 WIB

ADEN: Enam prajurit Yaman dan 22 gerilyawan Al Qaida tewas Rabu ketika militer melanjutkan ofensif terhadap pangkalan militan di wilayah selatan pada hari ke-12, kata seorang pejabat keamanan dan sumber setempat.

 

Enam prajurit tewas ketika pasukan pemerintah berusaha bergerak maju ke arah pinggiran timurlaut Zinjibar, ibu kota provinsi Abyan yang dikuasai militan Al Qaida setahun lalu, kata seorang pejabat militer, Rabu 2 Mei 2012, lapor AFP.

 

Sembilan prajurit lain cedera, tambah pejabat itu, dan seorang petugas medis mengkonfirmasi jumlah korban tersebut. "Kami berusaha bergerak maju ke Zinjibar," kata pejabat keamanan itu.

 

Bentrokan tersebut juga menewaskan 22 militan, kata satu sumber setempat di Jaar, sebuah kota berdekatan dimana gerilyawan Al Qaida biasanya membawa rekan-rekan mereka yang tewas untuk dimakamkan. Artileri militer Rabu juga menyerang markas Al Qaida di Jaar, kata beberapa sumber setempat.

 

Senin, bom bunuh diri menewaskan 96 prajurit di pusat kota Sanaa. Serangan itu diklaim oleh Al Qaida, yang menyatakan melakukan pemboman tersebut untuk membalas kematian orang-orang dalam "perang terhadap rakyat kami di Abyan".

 

Para ahli militer AS membantu pasukan Yaman dalam ofensif yang diluncurkan bulan ini untuk menghalau militan Al Qaida dari provinsi Abyan, Yaman selatan, dimana mereka menguasai sejumlah kota dan desa.

 

Sejak ofensif militer dimulai pada 12 Mei, sedikitnya 262 orang, yang mencakup 180 anggota Al Qaida, 47 prajurit, 18 militan lokal dan 17 warga sipil, tewas, menurut hitungan AFP yang berdasarkan atas laporan-laporan pejabat dan pemimpin suku.

 

Ofensif itu didukung oleh pesawat tak berawak AS yang pada hari itu melancarkan dua serangan udara di Yaman timur yang menewaskan 11 terduga anggota Al Qaida.

 

Serangan udara

Pada 6 Mei, serangan udara AS di Yaman timur menewaskan pemimpin Al Qaida Yaman Fahd al-Quso, yang diburu dalam kaitan dengan pemboman mematikan terhadap kapal USS Cole pada 2000.

 

Serangan pada Oktober 2000 terhadap USS Cole, kapal perusak Angkatan Laut AS, di pelabuhan Aden, Yaman, menewaskan 17 pelaut dan mencederai 40 orang.

 

Quso tewas dalam serangan dua rudal di dekat rumahnya di Rafadh, sebelah timur Ataq, ibu kota provinsi Shabwa.

 

Menurut laporan-laporan, pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan sekitar sepuluh serangan udara di Yaman dalam empat bulan terakhir.

 

Badan Intelijen Pusat AS (CIA) meminta izin untuk melancarkan serangan lebih lanjut pesawat tak berawak di Yaman, meski ada risiko korban mungkin bukan teroris, kata Washington Post pada April.

 

AS tidak pernah secara resmi mengakui penggunaan pesawat tak berawak terhadap Al Qaida di Yaman, yang dianggap sebagai cabang paling aktif dan mematikan dari jaringan teror global itu dan menjadi pusat perang melawan teror.

 

Negara-negara Barat, khususnya AS, semakin khawatir atas ancaman ekstrimisme di Yaman, termasuk kegiatan Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP). (Antara/Bsi)

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:

METRODATA ELECTRONICS Siapkan Right Issue

PASAR SURAT UTANG: Investor Cenderung Wait & See

Danareksa Investment Rilis RDPT Infrastruktur

AKSI ALIBABA: Berniat Beli Sahamnya Dari Yahoo! Senilai US$7 Miliar

HARGA EMAS: Pasar Keuangan Tertekan, Logam Mulia Melonjak

TRANSAKSI AFILIASI: Adi Karya Pinjamkan APR Rp57,1 Miliar

TOPIK AKTUAL PILIHAN REDAKSI:

KASUS NARKOBA: Sabu-Sabu Di Sumut Banyak Berasal Dari Malaysia

TRAGEDI SUKHOI: Wah.. Ada Dugaan Penipuan Jamsostek!

JUSUF KALLA: Memimpin Bisnis Beda Dengan Pemerintahan

DAUD YORDAN Naik Ring Lagi Juli

 

ENGLISH NEWS:

PALM OIL Climbs As Biggest Weekly Drop In 5 Months Lures Buyers

PLN To Spend IDR2.54 Trillion For VILLAGE ELECTRICITY Program

ARC Broadens Relationship With ANGLO AMERICAN In Indonesia

MARKET OPENING: Index Fall 46.79 Point

MARKET MOVING: BCA Eyes IDR4 Trillion Infrastructure Loans

RUPIAH Advances Most In Two Weeks On CHINA Pledge

JANGAN LEWATKAN

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.Com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top