Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UANG PALSU: Peredaran di Jatim capai 5.597 lembar

SURABAYA: Peredaran uang palsu di wilayah kerja Kantor Bank Indonesia Surabaya capai 5.597 lembar atau senilai Rp488,71 juta sepanjang triwulan pertama 2012.Namun secara umum BI mencatat temuan tersebut mengalami penurunan dibandingkan peredaran uang
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  20:11 WIB

SURABAYA: Peredaran uang palsu di wilayah kerja Kantor Bank Indonesia Surabaya capai 5.597 lembar atau senilai Rp488,71 juta sepanjang triwulan pertama 2012.Namun secara umum BI mencatat temuan tersebut mengalami penurunan dibandingkan peredaran uang palsu pada periode yang sama tahun lalu.Pimpinan KBI Surabaya Muhamad Ishak mengatakan triwulan pertama 2011 temuan uang palsu di Jatim mencapai 5.250 lembar dengan nilai nominal sebesar Rp411,5 juta."Peredaran uang palsu ini terus mengalami penurunan karena pada triwulan I 2010 tercatat 6.186 lembar sedangkan total nilainya mencapai RpRp529,62 juta," ujarnya, Kamis 24 Mei 2012.Kali ini, lanjutnya, sebagian besar uang palsu yang beredar di Jatim didominasi oleh nominal Rp100.000 yakni mencapai  78% berdasarkan lembar dan 89% berdasarkan nominal.Sementara pecahan Rp50.000 proporsinya tercatat 18% berdasarkan lembar dan 10% berdasarkan jumlah nominal. Untuk pecahan Rp20.000  hanya sebesar 4% dari total jumlah lembar dan 1% dari jumlah nominal.Ishak mengatakan dalam menghadapi maraknya pemalsuan uang, BI bersama instansi berwenang yang terkait terus berupaya  melakukan penanggulangan yang bersifat preventif maupun represif.Tindakan preventif dilaksanakan melalui sosialisasi kepada masyarakat tentang pengetahuan mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah, meningkatkan unsur pengaman pada uang baru, serta peningkatan kerjasama dengan instansi terkait di dalam maupun luar negeri. (ra)

 

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top