Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POLITIKIndonesia rindukan sosok negarawan pro rakyat

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  11:49 WIB

 

JAKARTA: Kehidupan politik Indonesia merindukan hadirnya figur negarawan yang mementingkan rakyat di atas kepentingan politik praktis tingkat rendah.  
 
Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD mengingatkan saat ini masa depan negara diperjudikan oleh permainan politik praktis tingkat rendah. 
 
"Saat ini yang muncul adalah bagaimana kita menang, bagaimana kita mengalahkan siapa dan bukan lagi bagaimana masa depan bangsa ini diselamatkan.  Negara harus diisi permainan politik namun harus diatur oleh konstitusi dengan berdasarkan politik tingkat tinggi, penegakan moral, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, itu platform yang harus dipikir," ujarnya pagi ini, Kamis 24 Mei 2012. 
 
Namun, katanya, sistem rekrutmen politik saat ini belum bisa menghasilkan negarawan yang sebenarnya tersebar di kampus dan banyak tempat lainnya.  
 
"Inilah yang membawa kepada kerinduan atas hadirnya negarawan seperti Bung Karno, Bung Hatta, Agus Salim, Kahar Muzakkir, dan sejumlah nama lainnya. Mereka berpolitik dan berupaya saling mengalahkan tetapi tidak pernah mengalahkan rakyat,  mereka itulah negarawan." 
 
Mahfud menjelaskan dalam undang-undang  tidak ada definisi negarawan tetapi hanya disebutkan hakim konstitusi adalah negarawan.Namun, lanjutnya, keberadaan negarawan bisa diukur dari akal sehat masyarakat. 
 
"Tetapi definisi dalam arti politik, negarawan adalah yang meletakkan kepentingan negara di atas kepentingan diri sendiri."   
 
Mahfud juga mengingatkan  politik praktis bukan dilarang bahkan menjadi keharusan dalam kehidupan negara. Namun, katanya, yang terjadi saat ini proses politik  untuk menang-menangan dan tanpa arah yang jelas kebijakan yang akan ditempuh setelah meraih kemenangan. 
 
Dia menyontohkan  bagaimana mengatasi korupsi yang selama ini makin menggila.  Mahfud mengingatkan proses korupsi sudah masuk dalam proses pembuatan hukum. "Hal ini   terbukti dengan banyaknya kasus yang terungkap dan ditangani terkait dengan proses pembuatan hukum." (sut)
 
 

 

BACA JUGA:

PASAR VALAS—Rupiah Menguat 0,33% Ke Level Rp9.280/US$1

Buyback Antam Stagnan Rp465.500, Harga Jual Stagnan Rp491.300—Rp530.500

KURS VALAS: Ada Spekulasi Rencana Baru, Euro Terbenam Ke Level Terendah 22 Bulan

HARGA MINYAK: Stok AS Tertinggi Dalam 22 Tahun, Minyak Longsor Ke Bawah US$90!

 

READ ALSO:

Gross Domestic Product Of Agriculture Sector Hard To Grow

MARKET MOVING: Toll Road Operators’ Profits Up 21%

MARKET MOVING: Indonesian Export Continues To Weaken

Dirgantara Indonesia To Produce Aircraft Tail For Sukhoi

 

Berita Paling Banyak Diakses Pembaca

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Munir Haikal

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top