Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DAHLAN ISKAN bantah RUMOR dirinya mau MUNDUR dari kabinet

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Mei 2012  |  11:13 WIB

 

JAKARTA: Menteri BUMN Dahlan Iskan membantah rumor bahwa dirinya akan mundur dari jabatannnya sebagai menteri Kabinet Indonesia Bersatu II."Saya tidak tahu isu itu (mundur dari Kabinet). Siapa yang membuat, dan apa tujuannya. Arahnya pun ke mana saya tidak tahu," kata Dahlan usai mengikuti Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, di kantor PT Pann Multifinance (Persero), Jakarta, Selasa 22 Mei 2012.Dahlan mengaku apa yang dilansir media massa seputar pemberitaan dirinya akan mundur tidak perlu ditanggapi.Mantan Dirut PT PLN Ini pun merasa rumor tersebut tidak mengganggu pekerjaannya dalam mengurusi 141 BUMN. "Tidak lah. Masa saya memperhatikan yang gitu-gitu. Biarkan saja," kata Dahlan.Sebelumnya isu akan mundurnya Dahlan merebak di jejaring media sosial yang menyebutkan bahwa terjadi perseteruan di antara beberapa menteri terkait dengan pergantian direksi PT Pertamina pada 17 April 2012.Melalui Surat Keputusan Nomor SK-186/MBU/2012 Dahlan merombak lima direksi baru Pertamina. Selain Menteri ESDM Jero Wacik, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga diisukan ikut mempertanyakan kebijakan Dahlan tersebut.Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, pada Senin (21 Mei) juga membantah bahwa Dahlan Iskan telah mengajukan surat pengunduran diri.Terkait dengan keterangan resmi dari Istana Kepresidenan tersebut, Dahlan mengatakan itu merupakan hal yang wajar. "Tidak salah kan (Istana) menanggapi (rumor) itu," kata Dahlan.Dahlan juga mengaku bahwa kebijakannya melakukan perombakan sebagian besar susunan direksi Pertamina adalah bagian dari upaya memperbaiki kinerja perusahaan. (Antara/ea) 

 

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top