Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS YUNANIPresiden Papoulias sulit satukan dua kubu yang berseberangan

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  21:24 WIB

 

ATHENA: Kebuntuan politik Yunani tampaknya akan terus berlangsung pada minggu kedua ini mengingat Presiden Karolos Papoulias gagal meraih kesepakatan untuk menyatukan pemerintahan.
 
Syriza, partai besar Yunani penolak pemberian dana talangan (bailout) juga menolak tawaran penyatuan pemerintahan itu, sehingga mengarah kepada pemilihan umum (pemilu) ulang dan kemungkinan keluarnya negara tersebut dari zona euro.
 
Pimpinan Syriza Alexiz Tsipras mengatakan tidak akan menyepakati apa yang disebutnya sebagai perjanjian penghancuran masyarakat Yunani. “Syriza tidak akan mengkhianati rakyat Yunani,” tegas Tsipras.
 
Seharian dihabiskan Papoulias dalam pertemuan dengan tiga partai terbesar di Yunani, Partai Demokrasi baru, Partai Syriza, dan Partai Sosialis Pasok, untuk membujuk mereka membentuk koalisi.
 
Sebelumnya, dia memberikan mandat kepada Demokrasi baru dan Syriza untuk membentuk pemerintahan, tapi mereka gagal. Mandat terakhir diberikan kepada Partai Pasok yang lebih memilih menyatukan pemerintahan. (sut)
 
 
 
 

BACA JUGA:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg / Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top