Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI CHINA: Longgarkan ekonomi, rasio cadangan modal bank dipangkas

SHANGHAI: Pemerintahan Republik Rakyat China (RRC) memangkas rasio cadangan modal perbankan hingga 50 basis poin. Berdasarkan publikasi di situs resmi Bank Rakyat China, kebijakan ini berlaku efektif mulai dari 18 Mei 2012.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Mei 2012  |  11:30 WIB

SHANGHAI: Pemerintahan Republik Rakyat China (RRC) memangkas rasio cadangan modal perbankan hingga 50 basis poin. Berdasarkan publikasi di situs resmi Bank Rakyat China, kebijakan ini berlaku efektif mulai dari 18 Mei 2012.

 

Rasio pencadangan modal perbankan akan turun menjadi 20%. Bank sentral Negeri Tirai Bambu ini telah 3 kali dalam 6 bulan terakhir memangkas nilai kas yang harus disisihkan oleh bank-bank disana sebagai cadangan.

 

Pemangkasan ini akan menggenjot jumlah uang yang masuk ke sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan volume pinjaman perbankan setelah sebelumnya melambat, menandai dukungan Pemerintah Republik Rakyat China (RRC) kepada industri keuangannya.

 

Namun, menurut Kepala Ekonom China Australia & New Zealand Banking Group (ANZ) Ltd. Liu Li-Gang, kebijakan tersebut terlalu dini karena momentum untuk tumbuh masih rendah.

 

“Risiko eksternal juga telah meningkat tajam. Menurut kami, lebih baik pemangkasan ini diberlakukan bulan Juni saja,” ujarnya kemarin dari Hong Kong melalui e-mail kepada Bloomberg. (Bloomberg/03/Bsi)

 

+ JANGAN LEWATKAN:

 

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top