Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONTRA BANK GARANSI: Askrindo gandeng Bank Agro

JAKARTA: PT Asuransi Kredit Indonesia dan PT Bank Agro Tbk menandatangani perjanjian kerja sama di bidang usaha kontra bank garansi dengan total jaminan Rp500 miliarDirektur Utama Bank Agro Heru Sukanto mengungkapkan dalam kerja sama tersebut perseroan
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  16:15 WIB

JAKARTA: PT Asuransi Kredit Indonesia dan PT Bank Agro Tbk menandatangani perjanjian kerja sama di bidang usaha kontra bank garansi dengan total jaminan Rp500 miliarDirektur Utama Bank Agro Heru Sukanto mengungkapkan dalam kerja sama tersebut perseroan akan fokus pada percepatan bisnis dan proses mitigasi risiko."Kami berharap ada evaluasi, Rp500 miliar diharapkan habis sebelum akhir tahun sehingga nanti ada tambahan," ujarnya 11 Mei 2012.Dia juga mengungkapkan bank garansi merupakan tahap awal dari kerja sama antara kedua lembaga. Selanjutnya kerja sama akan ditingkatkan menjadi asuransi kredit di seluruh lini, yaitu konsumtif, modal kerja dan investasi.Heru berharap pengkajian asuransi kredit akan tuntas pada akhir bulan ini sehingga perseroan sudah dapat melayani penjualan produk yang masuk dalam skema kerja sama tersebut.Direktur Utama Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Antonius C S Napitupulu optimistis kerja sama bank garansi tersebut dapat mencapai dua kali dari target jaminan Rp500 miliar."Sementara Rp500 miliar, kami harapkan akan ada tambahan double hingga akhir tahun ini. Nanti akan ada evaluasi," ungkapnya.Sementara, lanjutnya, untuk kerja sama asuransi kredit sangat bergantung pada ekspansi kredit Bank Agro.Heru melanjutkan per triwulan pertama tahun ini penyaluran kredit perseroan mencapai Rp1,7 triliun, nilai tersebut sama dengan perolehan akhir tahun lalu.Menurutnya stagnansi tersebut terjadi karena perseroan masih fokus pada konsolidasi internal paska akuisisi saham mayoritas oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.Selain itu tingginya angka pelunasan dan belum maksimalnya penyaluran kredit pada awal tahun menjadi penyebab lain. Meski demikian, Heru optimistis penyaluran kredit dapat tumbuh 82,35% menjadi Rp3,1 triliun pada akhir tahun ini."Kami inginnya nanti setelah ada perjanjian asuransi kredit dengan Askrindo seluruh kredit kami dapat dijamin oleh mereka," harapnya.Adapun outstanding asuransi kredit Askrindo hingga triwulan pertama tahun ini mencapai Rp7 triliun, dan akan terus dijaga di level tersebut.Antonius menambahkan saat ini perseroan telah bekerja sama dengan seluruh bank yang berstatus badan usaha milik negara (BUMN) serta bank pembangunan daerah dan beberapa bank swasta."Bank swasta sedang kami kembangkan, selanjutnya akan masuk ke Bukopin. Selain itu juga akan melebarkan dengan bank yang sudah ada, entry point dari bank garansi, baru kemudian masuk ke asuransi kredit," jelasnya. (faa)

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

Ini 10 Artikel MOST READ Setahun Terakhir


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top