Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JABAR-ARGENTINA rintis kerja sama sister province

BANDUNG: Argentina menawarkan pembentukan sister province antara Jawa Barat dengan Provinsi Salta. Kerja sama ini diharapkan membuka pintu masuk Jabar ke pasar Amerika Latin.Duta Besar RI untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay Kartini Sjahrir mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  13:30 WIB

BANDUNG: Argentina menawarkan pembentukan sister province antara Jawa Barat dengan Provinsi Salta. Kerja sama ini diharapkan membuka pintu masuk Jabar ke pasar Amerika Latin.Duta Besar RI untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay Kartini Sjahrir mengatakan Argentina serius menjalin kerjasama dengan Jawa Barat. Salta dipilih karena dari segi geografis menurut Kartini sama dengan Jabar. 

 

“Sama dengan Jabar, mereka banyak bertumpu pada turisme,” katanya usai mendampingi delegasi Argentina di Gedung Sate, Bandung.Inisiatif kerja sama ini sendiri datang dari Kartini. Menurutnya, 1,5 bulan lalu pihaknya menyampaikan tawaran sister province pada Gubernur Jabar Juan Manuel Urtubey. Gubernur meminta rencana ini ditindaklanjuti, juga menawarkan agar Jabar bisa berpartisipasi dalam pameran dagang Amerika Latin yang akan digelar di Salta.“Kami [Kedutaan] ada di garda depan untuk promosi Indonesia, kita akan akan tindak lanjuti ini secepatnya,” katanya hari ini.  Pihaknya berharap, Pempov Jabar bisa segera membangun hubungan yang intensif dan cepat lewat kerjasama sister province tersebut.

 

Jika kerja sama terjalin, Jabar bisa melakukan trading produk-produk unggulan seperti teksitil pakaian, teh dan kopi ke Argentina. “Salta juga salah satu penghasil produk unggulan di Argentina, jadi saya kira klop, kalau nanti terjadi semacam pertukaran komoditi,” paparnya. (k57/arh)Sedangkan Salta bisa memasok kebutuhan kedelai. “Indonesia memerlukan 1,9 juta ton kedelai setiap tahun, sementara Indonesia hanya mampu menghasilkan 600 ribu setiap tahun sisanya kita dapatkan dari import,” paparnya. (k57/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top