Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CIMB Group akuisisi Bank of Commerce Filipina

JAKARTA: CIMB Group Holdings mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan San Miguel Properties, Inc, San Miguel Corporation Retirement Plan dan sejumlah pemegang saham minoritas untuk mengakuisisi 60% Bank of Commere yang berlokasi
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  19:01 WIB

JAKARTA: CIMB Group Holdings mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan San Miguel Properties, Inc, San Miguel Corporation Retirement Plan dan sejumlah pemegang saham minoritas untuk mengakuisisi 60% Bank of Commere yang berlokasi di Filipina.

Group usaha asal Malaysia ini akan mengakuisisi pada harga 181,25 Peso Filipina per lembar saham atau total sekitar 12,2 juta Peso setara dengan 881 juta Ringgit Malaysia. Transaksi akuisisi Bank of Commerce (BoC) tersebut akan dilakukan secara tunai.

Price to book value BoC sebesar 1,14 kali pada akhir tahun lalu, namun demi keselarasan kebijakan akuntansi dan pengadaan CIMB Group harga akuisisi terhadap nilai buku diharapkan pada 1,3 kali.

Sehubungan dengan akuisisi tersebut, CIMB Bank juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan San Miguel Corporation (SMC) untuk dukungan lanjutan dari jaringan (ecosystem) di BoC.

Hal ini untuk membangun dan mendorong kolaborasi kerja yang lebih erat antara CIMB Group dan SMC Group. San Miguel Corporation Retirement Plan tetap menjadi pemegang saham minoritas terbesar di BoC dengan kepemilikan sebesar 27%.

"Sebagai bank universal di ASEAN, ekspansi ke Filipina merupakan salah satu yang alami. Kami percaya akan akan memasuki pasar pada saat yang tepat dengan perjanjian yang tepat dan mitra yang tepat,” ujar  Dato 'Sri Nazir Razak, Group Chief Executive, CIMB Group dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini, 8 Mei 2012.

Didirikan pada Desember 1963, BoC adalah bank terbesar ke16 dari sisi aset. Bank tersebut menawarkan berbagai produk perbankan dan keuangan lainnya dan jasa, termasuk simpanan tradisional, korporasi, konsumer, treasuri, manajemen aset,  perdagangan dan kartu kredit.

Bank tersebut  menargetkan konsumen, usaha kecil menengah dan korporasi. BoC saat ini telah mengoperasikan 122 cabang dan 300 ATM di seluruh Filipina.

“BoC dapat tumbuh cepat dengan pinjaman yang rendah untuk basis simpanan dan rasio modal yang tinggi. BoC juga memperkuat nilai keseluruhan CIMB Group dalam proposisi regional dalam memfasilitasi investasi, perdagangan  dan travel intra ASEAN,” ujarnya.

 

Melalui akuisisi ini, tuturnya, jaringan ritel CIMB akan meningkat menjadi 1.239 cabang penuh, menegaskan kembali mandat untuk memiliki cabang terbesar Asean. Dia menambahkan CIMB Group optimistis tentang prospek jangka panjang ekonomi negara  Filipina yang merupakan ekonomi terbesar kelima  dan penduduk terbesar kedua di ASEAN.

"Rerata pertumbuhan GDP Filipina sekitar 4,9% dalam 10 tahun terakhir. Dengan didukung situasi politik yang stabil dan kebijakan pro bisnis, akan meningkatkan hubungan dagang dengan negara-negara ASEAN dan di bawah peneterasi pasar perbankan berarti Filipina memiliki potensi menjadi sangat penting bagi kami, " ujar Nazir.Terkait rencana bisnis grup usaha, dia mengatakan pada wholesale terdapat potensi untuk memberikan solusi perbankan dan pasar modal untuk korporasi.  "Pada segmen konsumer akan membawa kami lebih banyak waktu dan investasi secara keseluruhan, tetapi grup bisa mendapatkan bisnis pengiriman uang meningkat dan berjalan cepat. Bagian yang paling menarik adalah akses ke jaringan SMC yang merupakan komunitas besar seperti supplier  dan mitra."

Dia menjelaskan salah satu kekuatan CIMB Group adalah kemampuan untuk mengintegrasikan dan sinergi dari akuisisi tersebut."Kami selalu mengatakan bahwa kemampuan untuk mengintegrasikan itu lebih penting dari akuisisi itu sendiri. Kami sejauh ini memiliki track record yang bagus dan lihat bahwa kami akan membawa BoC berlipat ganda,”Akuisisi ini tidak akan memiliki dampak material terhadap aset konsolidasi dan pendapatan CIMB Group pada tahun buku 2012. Selain itu, akuisisi ini juga tidak akan memiliki efek pada saham CIMB Group.(mmh)

 

Baca Juga :

Peringkat CIMB Niaga 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top