KEGIATAN SOSIAL: PKPU gandeng Lintasarta dan HSBC bangun SDN Umbulharjo 2

JAKARTA:  Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU didukung oleh HSBC dan Lintasarta membangun sarana belajar untuk  SD Negeri Umbulharjo 2, Gondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman dengan memanfaatkan batako buatan binaan di desa sekitar Gunung Merapi,
Lingga Sukatma Wiangga | 28 April 2012 19:53 WIB

JAKARTA:  Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU didukung oleh HSBC dan Lintasarta membangun sarana belajar untuk  SD Negeri Umbulharjo 2, Gondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman dengan memanfaatkan batako buatan binaan di desa sekitar Gunung Merapi, Yogyakarta.“Bangunan dua lantai dengan luas 620 meter persegi ini  memanfaatkan sedikitnya 19000 batako yang dihasilkan oleh anggota kelompok KUMM Batako, binaan Pos Keadilan Peduli umat  (PKPU) sendiri sehingga menjadi sebuah gedung SD hasil dari kerja sama dan kepedulian masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri,” kata Edu Nursantio, Direktur Keuangan lembaga kemanusian itu, hari ini.Bantuan ini tidak saja merupakan wujud kepedulian terhadap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010, namun juga mendukung pemberdayaan ekonomi dan masyarakat korban merapi. Sebelumnya recovery program  yang dilakukan HSBC sama dengan PKPU adalah pendirian usaha pembuatan batako.Mendorong masayarakat menjadi mandiri pasca erupsi dilakukan dengan memberikan pula pelatihan keuangan mikro sehingga kelompok usaha batako di lereng merapi dapat meningkatkan taraf hidup dan mengembangkan usaha bersama dengan membentuk sebuah koperasi bagi anggotanyaUntuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan mikro,  KUMM Vulkanik Tekad Mandiri, salah satu kelompok usaha batako telah mendapat pelatihan keuangan mikro tujuannya peserta tidak hanya menjadi pembuat batako tapi kelak juga menjadi pengusaha yang sukses.Edi mengatakan, penyerahan  SD Negeri Umbulharjo 2, Gondang, Umbulharjo, Cangkringan itu sudah diserahkan pada Kamis dan hal yang membanggakan adalah karena  proses pembangunan sekolah ini selain memanfaatkan hasil KUMM batako setempat juga memiliki nilai kepedulian yang  dapat dijadikan sebuah pelajaran bagi siswa.Nilai kepedulian yang tinggi karena PKPU didukung oleh Lintasarta juga menyerahkan bantuan sarana belajar mengajar seperti meja dan kursi sebanyak 135 set, lemari kelas, lemari perpustakaan beserta 550 paket buku bacaan, dan lima unit komputer dan satu printer untuk laboratorium komputer sekolah dengan total nilai bantuan Rp 113 miliar sehingga anak-anak bisa menikmati seluruh fasilitas sekolah seperti yang dimiliki siswa-siswa yang bersekolah di kota besar.Pihaknya memberikan support kepada para guru, orangtua bahwa pendidikan adalah sesuatu yg sangat esensial bagi pengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diharapkan 15 tahun mendatang akan muncul orang-orang, tokoh terkenal dibidang teknologi, ekonomi, atau pengusaha yang berasal dari  gunung merapi itu. PKPU menghimpun dana sedikitnya Rp 1,5 miliar dari beberapa donatur mulai dari perusahaan, komunitas warga Indonesia di luar negeri, dan komunitas tabung peduli PKPU.Peletakan batu pertama pembangunan  sekolah dasar itu sejak 29 Juli 2011 lalu di atas tanah seluas 1,3 hektar. Maya Rizano, Head of Communications and Corporate Sustainability HSBC mengatakan selesainya pembangunan sekolah menunjukkan bahwa masyarakat dapat bangkit dari bencana dan mandiri secara ekonomi.”Hal ini merupakan refleksi kepedulian bank kami terhadap keberlanjutan ekonomi masyarakat korban Merapi sekaligus refleksi dari semangat dari program CSR  yang terarah dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kami untuk membantu masyarakat”. 

Tag :
Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top