IDE KONYOL JOBS: 'WILLY WONKA' and Apple Factory?

JAKARTA: Ada beberapa fakta unik tentang sosok 'dewa pencipta' Apple Inc, Steve Jobs, yang terungkap dalam buku biografi terbaru Insanely Simple: The Obsession That Drives Apple' Success.Tentu, Anda mungkin sudah tahu FBI memiliki sebuah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 April 2012  |  05:11 WIB

JAKARTA: Ada beberapa fakta unik tentang sosok 'dewa pencipta' Apple Inc, Steve Jobs, yang terungkap dalam buku biografi terbaru Insanely Simple: The Obsession That Drives Apple' Success.Tentu, Anda mungkin sudah tahu FBI memiliki sebuah file besar yang merinci nilai kuliah dan keakraban CEO Apple ini terhadap penggunaan asam lisergat dietilamida atau LSD, narkotika halusinogen yang berefek psikedelik di masa lalu.Namun mungkin Anda belum tahu jika --bisa jadi ini juga salah satu efek terlalu banyak mengkonsumsi LSD-  Steve Jobs pun berencana membuat tur pabrik a la Willy Wonka ke fasilitas Apple untuk siapa saja yang menemukan tiket emas di dalam iMac yang terjual ke-1 juta unit.Menurut penulis Ken Segall, dikutip Tecca, gagasan tur gaya Willy Wonka seperti dalam film musikal Willy Wonka and The Chocolate Factory yang dirilis pada 1971 oleh Paramount Pictures dan kini dikuasai Warner Bros, dianggap Jobs sebagai sesuatu yang serius untuk merayakan dan menarik perhatian dunia terhadap kesuksesan Apple.Di film musikal itu, Willy Wonka, si pemilik pabrik cokelat yang tertutup dan murung karena masa kecilnya mengalami masa-masa yang tidak menyenangkan, menyelipkan tiket emas pada Wonka bar, cokelat produksinya.Siapapun yang menemukan tiket emas itu dapat memasuki pabrik cokelat dan permennya yang saat itu menjadi impian seluruh anak-anak. Saking seriusnya, Jobs bahkan sudah membuat desain tiket emas yang akan dimasukkan dalam iMac ke-1 juta. "Steve sudah menginstruksikan internal kreatif untuk merancang sebuah prototipe sertifikat emas, yang ia berbagi dengan kami. Dia ingin bertemu pemenang yang beruntung seperti Willy Wonka secara penuh, termasuk pakaian. Ya, lengkap dengan topi dan ekor. "Ide kreatif Steve Jobs yang ingin melenggang di sekitar pabrik, menyanyikan lagu anak-anak nakal  untuk kejahatan kecil, terkesan mewah. Sayangnya, kontes itu tidak jadi direalisasikan.Tidak hanya pakar pemasaran Apple yang resisten dengan promosi itu, tetapi hukum di negara bagian California  juga melarang kontes yang mensyaratkan pembelian untuk mengikutinya.Karena itu, satu dari sekian ide paling konyol Jobs, termasuk satu yang paling menganggumkan ini, dilupakan begitu saja, bahkan lebih cepat dibandingkan dengan idenya mendesain mini iPad. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Aprika R. Hernanda

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top