PENCURIAN ORGAN TUBUH: Ditemukan jahitan sekitar mata dan dada atas pada mayat TKI

JAKARTA: Migrant Care melihat keanehan pada kondisi mayat 3 TKI yang tewas di Malaysia, di mana pada semua mayat ditemukan jahitan di sekitar mata dan bagian dada atas.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 24 April 2012  |  08:58 WIB

JAKARTA: Migrant Care melihat keanehan pada kondisi mayat 3 TKI yang tewas di Malaysia, di mana pada semua mayat ditemukan jahitan di sekitar mata dan bagian dada atas.

 

Pada Jumat 23 maret 2012 pukul 22.00 waktu setempat, Herman sempat menelepon istrinya, mengabarkan ia dan dua rekannya sedang memancing di tempat pemancingan.Ia juga kangen pada istri dan anaknya yang saat ditinggal tahun 2010 lalu baru berusia lima bulan. "Tapi tiga hari kemudian ia tak bisa dihubungi," ujar Koordinator Divisi Advokasi Migrant Care, Nur Harsono kepada wartawan.Dua atau tiga hari setelah perbincangan terakhir itu, keluarga korban membaca sebuah koran berbahasa Mandarin, yang memberitakan, telah ditemukan dua sepeda motor di pemancingan. Sepupu Abdul Kadir bersama majikan korban lantas melapor ke kepolisian.Dari polisi, mereka disarankan ke rumah sakit, Hospital Port Dickson, yang belakangan diketahui di sanalah tiga jasad korban disimpan. Di sanalah keanehan terlihat."Keluarga korban memberi kesaksian bahwa semua jenazah dijahit pada kedua mata, kemudian di dada bagian atas, dekat lengan kanan ke kiri , lurus melintang," kata Nurharsono.Lalu, ada juga jahitan di dada hingga tengah perut di bawah pusar, yang menyambung jahitan dada atas. "Keluarga patut curiga sebab, tidak ada surat keterangan yang menyebut korban diotopsi," tambahnya.Fakta ini juga sangat jauh berbeda dengan informasi dokumen yang diberikan oleh pejabat setempat yang mengungkapkan bahwa mereka mati tertembak.Kasus ini akan dilaporkan ke Kementerian Luar Negeri hari ini, Senin 23 April 2012 pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat. Juga pada kepolisian. "Pihak Keluarga memberikan izin almarhum anaknya diotopsi. Untuk mengungkap kebenaran dan keadilan."(api)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ SKANDAL DPR, lagi-lagi

+ REKOMENDASI SAHAM Hari Ini

+ Dolar AS Loyo, HARGA EMAS Terangkat

+ SINGAPORE Allows Indonesian BANK Expansion

+ BCA Closes Units in MALAYSIA

+ BAKRIE Seeks US$100 Million Loan

+ Yuk ke INACRAFT

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top