Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ROKET KORUT: PBB Siapkan Sanksi Baru

NEW YORK: Dewan Keamanan PBB, Senin, mengutuk keras Korea Utara atas peluncuran roket satelit baru-baru ini, yang dilakukan Korut dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran mendiang pemimpin negara, Kim Il-sung.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 April 2012  |  07:59 WIB

NEW YORK: Dewan Keamanan PBB, Senin, mengutuk keras Korea Utara atas peluncuran roket satelit baru-baru ini, yang dilakukan Korut dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran mendiang pemimpin negara, Kim Il-sung.

 

Dewan yang bulan ini dipimpin oleh Amerika Serikat itu juga mengancam bahwa Korut akan menerima konsekuensi jika di masa depan kembali melakukan peluncuran roket.

 

Kecaman tersebut tercantum dalam Pernyataan Presiden DK PBB yang dikeluarkan pada Senin, setelah sebelumnya 15 negara anggota DK PBB melakukan sidang di Markas Besar PBB, New York, untuk membahas masalah Korut.

 

Dalam pernyataannya, DK-PBB mengutuk keras peluncuran satelit oleh Korut pada Jumat pekan lalu (13/4), yang tetap dianggap melanggar resolusi DK PBB.

 

“Dewan Keamanan menggarisbawahi bahwa peluncuran satelit ataupun peluncuran yang menggunakan teknologi peluru kendali balistik, walaupun digolongkan sebagai peluncuran satelit atau alat peluncur ke angkasa, adalah pelanggaran serius terhadap resolusi Dewan Keamanan 1718 (2006) dan 1874 (2009),” kata pernyataan DK PBB.

 

Menurut Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Susan Rice, pernyataan Presiden Dewan Keamanan itu juga mengatur sanksi baru bagi Korut.

 

Dewan, ujar Susan Rice, memberikan arahan kepada Komite Sanksi Korut untuk menetapkan pembekuan aset terhadap pihak-pihak Korut, termasuk perusahaan serta melarang pengalihan teknologi berbau proliferasi dari dan ke negera tersebut. (antara/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top