UJIAN NASIONAL: 254 Laporan masuk ke posko pengaduan

JAKARTA: Kemendikbud mengklaim Ujian Nasional (UN) 2012 hari pertama berjalan lancar dan tidak menyulitkan siswa meskipun ada 254 laporan masuk ke posko pengaduan.Ibnu Hamad, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud, mengungkapkan laporan ke posko
nurul | 16 April 2012 15:19 WIB

JAKARTA: Kemendikbud mengklaim Ujian Nasional (UN) 2012 hari pertama berjalan lancar dan tidak menyulitkan siswa meskipun ada 254 laporan masuk ke posko pengaduan.Ibnu Hamad, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud, mengungkapkan laporan ke posko pengaduan melalui call center 177, lewat telpon, SMS, fax dan email mencapai total mencapai 254 hingga Senin siang."Laporan yang menyatakan adanya isu kebocoran, misalnya, 27, isu kecurangan 54, soal tertukar 2, isu kunci jawaban 20 laporan," ujarnya, Senin, 16 April 2012.   Menurut dia, Kemendiknas membuka Posko pengaduan dan laporan masuk sejak 13 April melalui SMS dan email. Namun sehari menjelang ujian, laporan melalui SMS melonjak jadi 128, lewat telepon 7 dan email 5."Kami harapkan UN SMA yang berlangsung 16-21 April dapat berjalan lancar dan semua laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti karena posko buka 24jam," kata Ibnu.Berbicara pada pers di Kemendikbud, Ibnu mengungkapkan Mendikbud Mohammad Nuh dan jajarannya melakukan inspeksi mendadak sejak pagi buta untuk mengawasi langsung kegiatan UN di di SMAN 13 Jakarta Utara, SLB 4 Jakarta Utara dan SMA Jihad Jakarta Utara.Hal itu dilakukan Mendikbud untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas siswa." Jadi, prestasi UN bukan hanya dilihat dari presentase kelulusan peserta UN," ujarnya.Untuk  memperkecil kecurangan atau kebocoran soal maka keragaman jenis soal pun setiap tahun ditambah. Tahun lalu hanya dua variasi soal, tapi pada 2012 pemerintah membuat lima variasi soal.Mendikbud mengatakan tahun depan tingkat kesulitan soal juga akan meningkat dan akan dibuat 10 variasi soal. Hal itu bertujuan agar kualitas lulusan beberapa tahun ke depan lebih baik daripada tahun ini, meskipun nilainya sama.Dia menjelaskan dalam tiap paket soal, 10% merupakan soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi, 60% tingkat kesulitan sedang, dan 30% tingkat kesulitannya mudah.Peningkatan nilai rata-rata minimal kelulusan bukanlah hal yang signifikan untuk dilakukan. Meski demikian nilai rata-rata kelulusan siswa akan tetap dipatok 5,5. Nilai 4 pada salah satu mata pelajaran yang di-UN-kan juga masih dinyatakan lulus. (tw) 

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top