Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana persiapan pengelolaan PBB Kota Malang direstui

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 November 2011  |  18:55 WIB

 

MALANG: DPRD Kota Malang menyetujui mengucurkan dana Rp10 miliar lebih untuk persiapan pengelolaan pajak bumi dan bangunan (PBB) pada 2013.
 
Wakil Ketua Komisi B (Perekonomian dan Keuangan) DPRD Kota Malang Sri Untari Bisowarno, mengatakan permintaan anggaran dari Dinas Pendapatan Kota Malang untuk persiapan pengelolaan PBB telah dipenuhi karena kenyataannya dinas tersebut membutuhkan dana yang besar.
 
"Kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek. Kesimpulannya, Dinas Pendapatan memang membutuhkan dana yang besar untuk persiapan pengelolaan PBB. Permintaan dana itu wajar karena DPRD menyetujuinya," katanya hari ini.
 
Menurut Untari, alokasi untuk Dinas Pendapatan pada APBD 2012 sebesar Rp10,2 miliar. Angka sebesar itu berarti ada tambahan hampir 50% daripada konsep awal alokasi anggaran untuk dinas tersebut.
 
Kepala Dinas Pendapatan Kota Malang Mardioko membenarkan pernyataan Untari. Menurut dia, DPRD setuju untuk menambah alokasi anggaran untuk Dinas Pendapatan sebesar Rp4,256 miliar yang dialokasikan a.l untuk konstrtuksi Rp1,1 miliar dan pembelian mobil operasional.
 
Dia menegaskan daerah yang siap mengelolola PBB pada 2013, maka pada Juni 2012 sudah harus melaporkan ke Kementerian Keuangan. Aspek yang dilaporkan seperti telah disahkannya Perda PBB.
 
Pemkot Malang siap mengelola PBB pada 2013. Aspek legalitas dalam pengelolaan pajak tersebut telah diproses, yakni Perda PBB. Perda tersebut tengah dalam pembahasan DPRD setempat.
 
Yang juga tengah dipersiapkan, prasarana dan sarananya. Contohnya gedung untuk arsip dan percetakan, file mobile, dan lainnya. Sumber daya manusia telah disiapkan dengan menugasbelajarkan 10 karyawan Dispenda ke Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
 
Mardioko menambahkan penyiapan sarana dan prasarana pengalihan PBB ke Pemkot Malangmembutuhkan dana sekitar Rp5,5 miliar. Dana tersebut sudah masuk dalam APBD 2012 sehingga pengadaan dan pembangunan sarana dan prasaraa pengalihan PBB bisa tepat waktu.
 
Jika sarana dan prasarana pengelolaan PBB telah mendukung, dia optimistis, penghimpunan dana dari PBB akan bisa lebih intensif, bisa lebih maksimal. Dia berani mematok target penghimpunan PBB mencapai Rp40 miliar lebih. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top