Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2012, Premi bisnis baru bisa tembus Rp66 triliun

JAKARTA: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia memproyeksi pendapatan premi bisnis baru 2012 mencapai Rp65,75 triliun atau meningkat 25% dibandingkan dengan realisasi premi bisnis baru pada tahun ini.Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menuturkan pendapatan
Edwina
Edwina - Bisnis.com 29 November 2011  |  19:41 WIB

JAKARTA: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia memproyeksi pendapatan premi bisnis baru 2012 mencapai Rp65,75 triliun atau meningkat 25% dibandingkan dengan realisasi premi bisnis baru pada tahun ini.Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menuturkan pendapatan premi bisnis baru per September 2011 mencapai Rp47,05 triliun. Adapun, pendapatan premi lanjutan berkisar Rp20,02 triliun selama Januari-September 2011.Dia menuturkan bisnis asuransi jiwa akan tetap tumbuh pada tahun depan walaupun krisis keuangan di Eropa dan Amerika Serikat masih membayangi perekonomian dalam negeri.Namun, lanjut dia, jumlah perusahaan asuransi jiwa diperkirakan berubah. Saat ini, AAJI memiliki 45 anggota yang terdiri dari 41 perusahaan asuransi jiwa dan 4 perusahaan reasuransi. Dari 45 anggota, ada 1 perusahaan milik pemerintah (BUMN), 28 perusahaan asuransi jiwa lokal, dan 16 perusahaan asuransi jiwa patungan.“Jumlah perusahaan asuransi jiwa patungan sepertinya akan bertambah sedangkan perusahaan asuransi jiwa lokal berkurang. Sebab, ada perusahaan yang diakuisisi oleh asing atau izin usahanya dicabut,” ujarnya, hari ini.Menurut dia, perusahaan asuransi jiwa asal Jepang dan Korea menilai pasar asuransi di Indonesia sangat potensial dan menarik untuk dijajaki. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top