Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sektor Pariwisata Jambi kurang dilirik investor

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 November 2011  |  16:54 WIB

 

JAMBI: Pengembangan pariwisata di Provinsi Jambi kurang diminati investor, karena masih terhambat masalah infrastruktur pendukung.
 
Fachrori Umar, Wakil Gubernur Jambi, mengatakan kegiatan investasi di provinsi itu lebih banyak di sektor tambang.
 
Dia mencontohkan berbagai proyek tambang  batu bara, emas, minyak, timah hitam, mangan, yang kemudian disusul dengan investasi bidang agroindustri, terutama sawit. 
 
"Untuk sektor pariwisata memang masih kurang meski sekarang kami memiliki 2000 an kamar hotel dari kelas melati hingga berbintang," ujarnya ketika menerima rombongan pers dari KemenParekraf di kantor Gubernur Jambi.
 
Dia mengakui pariwisata Jambi baru bangkit lagi di bawah arahan Gubernur Hasan Basri Agus dan berharap sinergi dan kerjasama lintas sektoral antar instansi pemerintah dan swasta akan menjadi lebih baik.
 
"Icon pariwisata kami di Gunung Kerinci, sekitar 8 jam dari Jambi, Sedangkan rencana pembangunan Geo Park di Kabupaten Merangin jarak tempuhnya juga cukup jauh sekitar 4 jam dari ibukota," ungkap Wagub.
 
Ke depan pihaknya berharap ada investor yang masuk untuk mengatasi jarak panjang yang harus ditempuh wisatawan untuk ke obyek-obyek wisata unggulan di Jambi seperti penerbangan swasta dari ibukota ke Kerinci, misalnya. 
 
Pemprov kini fokus membenahi sarana infrastruktur jalan terlebih dulu karena akses yang bagus akan menggerakkan ekonomi rakyat. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hilda Sabri Sulistyo

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top