Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

'Pasukan AS di Darwin bukan potensi ancaman'

 
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 25 November 2011  |  18:24 WIB

 

JAKARTA: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto tidak percaya pasukan Amerika Serikat di Darwin, Australia akan mengancam dan mengintervensi Indonesia terkait keberadaan PT Freeport Indonesia di Papua.
 
"Saya tidak percaya ada kekuatan besar mengintervensi Indonesia karena keberadaan PT Freeport Indonesia. Tak ada intervensi dari AS maupun Australia," kata Djoko dalam rapat kerja dengan DPR hari ini. 
 
Selain Djoko, turut hadir dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso itu antara lain Mendagri Gamawan Fauzi, Kapolri Timur Pradopo, dan Mentamben Purnomo Yusgiantoro.
 
Djoko menegaskan tidak akan adanya intervensi itu diperoleh dari hasil pertemuan bilateral antara Presiden SBY dengan Obama maupun dengan PM Australia Julia Gillard.
 
"Presiden Obama tak pernah menyinggung soal Papua sedikitpun, malah Obama menegaskan bahwa Papua masih bagian dari NKRI. Tidak sepatah katapun Obama menyinggung PT Freeport Indonesia," ujar tegas Menko Polhukam itu. 
 
Dia menambahkan bahwa keberadaan pasukan AS di Darwin merupakan sesuatu yang sudah ada sebelumnya dan negara itu sendiri tidak membuat pangkalan militer di Darwin karena pangkalan itu sudah ada sebelumnya.
 
"Penambahan pasukan AS di Darwin adalah karena kedua negara tersebut adalah sekutu. Itu urusan mereka berdua soal penambahan pasukan," katanya.
 
Hanya saja Djoko mengakui bahwa AS mempunyai kepentingan ekonomi dengan Indonesia khususnya di Papua karena keberadaan perusahaan tambang emas tersebut. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top