Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan wisata ke luar negeri di Jabar turun 20%

BANDUNG: Permintaan paket wisata dari Jawa Barat ke luar negeri pada akhir tahun ini diduga turun lebih dari 20% bila dibandingkan dengan posisi tahun lalu seiring dengan buruknya cuaca di beberapa destinasi wisata di negara lain.Hal itu, terindikasi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 November 2011  |  19:49 WIB

BANDUNG: Permintaan paket wisata dari Jawa Barat ke luar negeri pada akhir tahun ini diduga turun lebih dari 20% bila dibandingkan dengan posisi tahun lalu seiring dengan buruknya cuaca di beberapa destinasi wisata di negara lain.Hal itu, terindikasi dari catatan biro perjalanan wisata baru membukukan kurang dari 40 paket wisata untuk perjalanan akhir tahun ini dari tahun lalu rata-rata mencapai 50 paket wisata.Ketua DPD Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jawa Barat Suradi menuturkan saat ini Thailand masih tertimpa musibah banjir sehingga membuat sebagian wisatawan menghindari kunjungan ke Negara Gajah Putih tersebut.“Padahal, pada kondisi normal Thailand merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat Jawa Barat,” ungkapnya kepada Bisnis, hari ini.Menurut dia, setiap akhir tahun biro perjalanan wisata (BPW) yang melayani paket wisata ke luar negeri (outbound) dari provinsi tersebut selalu kebanjiran pesanan.“Mayoritas travel agent di Jawa Barat saat ini masih kekosongan permintaan perjalanan wisata outbound. Kondisi tahun ini sangat berbeda dengan tahun kemarin yang banjir permintaan,” tuturnya.Dia mengungkapkan pada tahun-tahun sebelumnya BPW bisa membawa rata-rata 50 paket pada momen akhir tahun. Adapun pada tahun ini permintaan paket wisata yang terdata belum mencapai 40 paket.Meskipun demikian, Suradi mengemukakan pihaknya berharap memperoleh banyak permintaan paket wisata outbound di sisa pengunjung tahun ini yang hanya tinggal lebih sebulan.“Para konsumen biasanya memesan paket wisata outbound saat menjelang keberangkatannya. Dengan demikian, sekarang kami masih punya waktu untuk memasarkan produk paket wisata yang kami tawarkan."Dia menuturkan sejumlah destinasi wisata luar negeri yang biasanya diminati konsumen, antara lain Malaysia, Singapura, Bangkok (Thailand), Hong Kong, Macau (China), dan  Korea Selatan.Menurut Suradi, momen puncak kunjungan masyarakat Jawa Barat ke luar negeri terjadi pada momen liburan sekolah di pertengahan tahun dan libur Hari Raya Idulfitri.“Pada liburan sekolah dan Lebaran biasanya kami bisa memasarkan 100 paket wisata outbound lebih atau dua kali lipat bila dibandingkan dengan akhir tahun,” ujar Branch Manager Vayatour ini.Suradi menuturkan BPW tersebut selalu menyelenggarakan pameran di sejumlah titik strategis di Kota Bandung untuk memasarkan paket wisata yang mereka tawarkan.Meskipun demikian, strategi tersebut tidak mampu mendongkrak pemesanan paket wisata ke luar negeri. “Kondisinya berbeda dengan tahun lalu. Saat kami menggelar pameran, pemesanan paket wisata outbound biasanya langsung membludak,” ujarnya.Ameriawati Atmadibrata, pemilik Atalanta Multi Wisata, mengatakan cuaca yang tidak bersahabat di sejumlah destinasi wisata luar negeri tersebut membuat wisatawan enggan melakukan wisata jarak jauh.“Thailand masih mengalami banjir, cuaca di China juga lagi tak menentu membuat turis Jawa Barat enggan berwisata. Meski tidak semua daerah di negara-negara tersebut terkena dampak cuaca buruk, masyarakat Jawa Barat masih enggan berwisata,” tuturnyaOleh karena itu, tegas Ameriawati, pihaknya mengoptimalkan destinasi wisata jarak pendek, baik dalam negeri maupun Negeri Jiran, seperti Malaysia dan Singapura.“Kami memberikan alternatif wisata kepada konsumen, seperti Bali dan Lombok untuk dalam negeri, serta Malaysia dan Singapura untuk destinasi yang sedikit lebih jauh,” ujarnya.(k30/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Herdiyan

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top