Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian Sosial kucurkan Rp150 juta ke desa konflik.

JAKARTA: Guna meredam konflik sosial yang terjadi di berbagai daerah, Kementerian Sosial akan mengucurkan dana sebesar Rp150 juta ke setiap desa yang kerap dilanda konflik. "Berapa jumlah dana yang dibutuhkan sedang dihitung. Lagi pula tidak
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 21 November 2011  |  20:36 WIB

JAKARTA: Guna meredam konflik sosial yang terjadi di berbagai daerah, Kementerian Sosial akan mengucurkan dana sebesar Rp150 juta ke setiap desa yang kerap dilanda konflik. "Berapa jumlah dana yang dibutuhkan sedang dihitung. Lagi pula tidak semua desa akan diberi dana Rp150 juta. Kita pilih desa yang kerap dilanda konflik sosial," ujar Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufrie, usai pemaparan 2 tahun kinerja Kemensos 2010-2011, di kantornya hari ini.Dia menyebutkan anggaran Kemensos tahun ini ada sebanyak Rp4,1 triliun untuk pelaksanaan berbagai program yang dibuat oleh kementerian tersebut, temasuk diantaranya biaya untuk penanganan anak jalanan, pakir miskin, dan lainnya.Salim juga menuturkan Kemensos ikut dilibatkan dalam pembahasan  RUU Penanganan Konflik Sosial. RUU Penanganan Konflik Sosial dinilai cukup efektif mengantisipasi daerah-daerah yang kerap terjadi  konflik sosial."Saat ini pembahasan RUU tersebut belum dilakukan karena masih adanya reses anggota Dewan. Jika reses sudah selesai, pembahasan RUU segera dilakukan," ungkapnya dalam dialog bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo, dan Ketua Program Pasca Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia Fentiny Nugroho.Menurutnya, karena baru akan dibahas setelah selesainya reses anggota Dewan, dia kurang yakin jika pembahasan RUU tersebut akan cepat selesai, apalagi akhir 2011 ini sudah dekat.Fentiny Nugroho mengatakan RUU Konflik Penanganan Konflik Sosial saat ini masih berupa naskah akademik. RUU ini memang relatif baru dalam penanganan konflik sosial."RUU ini penting dan efektif meredam gejolak sosial. Namun dalam pembahasannya harus mendapat kawalan dari kalangan perguruan tinggi," ujarnya.Menurut pengatannya, kinerja Kemensos sudah dilakukan dengan baik. Terkait konflik sosial yang rentan dengan kemiskinan, Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) dinilainya paling baik, terutama dalam perekrutan SDM pekerjka sosial profesional. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top