Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

e-KTP di Bandung baru dimulai tahun depan

BANDUNG: Pemerintah Kota Bandung memiliki waktu yang cukup panjang untuk penerapan e-KTP yang akan dimulai pada 2012 sehingga pelaksanaannya diharapkan lebih efektif dan maksimal.Murphy Sianturi, Kasubdit Pendataan Penduduk Rentan Ditjen Kependudukan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 November 2011  |  19:36 WIB

BANDUNG: Pemerintah Kota Bandung memiliki waktu yang cukup panjang untuk penerapan e-KTP yang akan dimulai pada 2012 sehingga pelaksanaannya diharapkan lebih efektif dan maksimal.Murphy Sianturi, Kasubdit Pendataan Penduduk Rentan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengatakan, kegiatan e-KTP secara nasional sudah berjalan selama satu tahun."Pelaksanaan di Kota Bandung baru mulai tahun depan sehingga punya waktu yang lebih panjang untuk persiapan," katanya pada acara Sosialisasi Penerapan e-KTP di Kota Bandung, hari ini.Dia menjelaskan KTP elektronik ini berbeda dengan KTP konvensional karena terdapat chip pada e-KTP.  Chip ini merupakan alat untuk merekam atau menyimpan data a.l biodata, pas foto digital, tanda tangan elektronik, sidik jari, dan iris mata.Dia menegaskan penduduk nantinya tidak dipungut biaya dalam pembuatan e-KTP. "Ini (e-KTP) ditanggung oleh pemerintah dari APBN, pembuatannya gratis artinya tidak dipungut biaya,"katanya.Murphy memaparkan pelaksanaan e-KTP Kota Bandung pada  2012 tersebut personalisasinya masih di Jakarta atau pusat. Hal ini bertujuan untuk menghindari kepemilikan KTP ganda."Setelahnya pada 2013 Kota Bandung akan mencetak sendiri e-KTP reguler yang berlaku untuk penduduk yang ditangani secara massal tadi. Misalnya, penduduk yang baru berusia 17 tahun pada Januari 2013," jelasnya.Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung  Meivy Adha Krisnan menambahkan pihaknya sudah siap melaksanakan pembuatan e-KTP.“Kami diberi sarana-prasarana dari pemerintah pusat pada Februari-Maret 2012, setelah itu pelaksanaan sudah bisa dilakukan target kami 2012 ya sudah beres,” katanya.Untuk pembuatan e-KTP di Kota Bandung, lanjutnya, dibutuhkan 60 unit perangkat.  Setiap kecamatan memeroleh 2 unit perangkat. Dia mengharapkan dengan masing-masing dua perangkat tersebut dapat melayani 200-300 warga yang akan membuat e-KTP.Dia menambahkan Disdukcapil sudah  memuktahirkan data jumlah penduduk Kota Bandung pada 2010 sebanyak 2,5 juta jiwa. Dari jumlah tersebut sebanyak 60.700 jiwa memiliki KTP ganda."Contohnya  warga Cimahi yang memiliki KTP Cimahi, tetapi dia mau membeli kendaraan di Bandung atau tanah di Bandung, biasanya harus memiliki KTP Bandung, sehingga membuat KTP Bandung," jelasnya.Hal itu, tambahnya, mendorong pemerintah untuk segera mengeluarkan KTP elektronik yang berlaku secara nasional sehingga warga tidak ada lagi yang memiliki KTP ganda.Dia mengemukakan persiapan pembuatan e-KTP yang saat ini dirasakan pihaknya adalah minimnya SDM. Setiap kecamatan membutuhkan 4 SDM untuk pembuatan KTP elektronik.“Kendala lain untuk memobilisasi masyarakat karena dengan KTP elektronik ini setiap warga harus datang ke kantor kecamatan,” katanya. (k29/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Dinda Wulandari

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top