Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duta Regency luncurkan dua tower apartemen baru

JAKARTA: PT Duta Regency Karunia meluncurkan apartemen The Signature Ambassade tower B, hunian eksklusif di atas lahan seluas 8.000 m2 yang terletak di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan dengan investasi sebesar Rp200 miliar.Direktur Utama PT
Deriz Syarief
Deriz Syarief - Bisnis.com 15 November 2011  |  14:56 WIB

JAKARTA: PT Duta Regency Karunia meluncurkan apartemen The Signature Ambassade tower B, hunian eksklusif di atas lahan seluas 8.000 m2 yang terletak di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan dengan investasi sebesar Rp200 miliar.Direktur Utama PT Duta Regency Karunia Tony Sukadil mengatakan investasi tersebut di luar harga lahan karena dibangun di atas lahan milik sendiri. Menurutnya pembangunan tower B dimulai pada awal 2012 dan ditargetkan selesai pada awal 2014.“Sebelumnya tower A sebanyak 220 unit telah sold out, sekarang kami meluncurkan tower B yang lebih unik dan matching dengan kondisi yang ada. Apartemen ini khusus untuk hunian dan memiliki akses yang tepat berada di tengah kota yang dilengkapi dengan infrastruktur untuk kenyamanan akses, bisnis, hiburan dan keluarga,” tutur Tony saat konferensi pers soft launching apartemen The Signature Ambassade, siang ini.Dia menjelaskan investasi pada tower A sebelumnya sebesar Rp150 miliar diluar harga lahan. Pembeli tower A didominasi oleh end user yang sebagian besar adalah pasangan muda untuk ditempati sendiri yakni sebanyak 70%-72% dan hanya 15% pembeli yang ditujukan untuk investasi dengan disewakan.Tony menuturkan PT Duta Regency Karunia menggandeng konsultan PT Sekawan Design Arsitek dan DP Architech dari Singapura untuk mendapatkan pengembangan produk apartemen dengan layout dan luasan yang nyaman sesuai standart internasional dan pemilihan bahan-bahan yang berkualitas baik.“Ada 2 tipe apartemen yang ditawarkan yakni 1 bed room dan 2 bed room. Tipe 1 bed room seluas 54 m2 untuk memberikan kesan lega, luas dan layak huni serta memperhatikan aspek kesehatan. Setiap unit juga dilengkapi dengan adanya balcon seluas 1,5 m2,” imbuhnya.Tony memaparkan tower B terdiri dari 279 unit dengan 33 lantai dan 3 basement yang ditawarkan dengan harga Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar. Pasar yang dibidik, sambungnya adalah pasangan muda yang bekerja di pusat kota.Owner PT Duta Regency Karunia Benny Tjokrosaputro mengatakan sebelumnya Duta Regency telah lama fokus di bidang properti terutama dalam hal pengadaan dan pengolahan lahan serta banyak bekerja sama dengan beberapa pengembang seperti Summarecon Serpong, Paramount Serpong dan Lippo Karawaci.“Sebelumnya kami lebih fokus pada land bank, proyek apartemen The Signature Ambassade merupakan proyek awal kami terjun di pengembangan properti menyusul bisnis properti yang membaik. Beberapa proyek sebelumnya lebih ke partnership dengan beberapa pengembang,” kata Benny, siang tadi.Benny menuturkan guna memperkuat pendanaan dan pengenalan perusahaan kepada masyarakat, pihaknya berencana akan melakukan penawaran saham perdana (initial public offerings/IPO) pada awal tahun depan.“Bisnis properti tentu  membutuhkan akses pendanaan yang panjang. Dengan IPO kami akan mendapatkan akses kemudahan pendanaan. Setelah IPO kami berencana untuk aktif mengembangkan beberapa projek di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek),” imbuhnya.Dia memaparkan saat ini pihaknya memiliki lahan sekitar 1.000 hektare yang tersebar di Jabodetabek. Pengembangan selanjutnya, kata Benny, pada 2012 pihaknya akan membangun komersial dan residensial di atas lahan seluas 6,5 hektare yang terletak di Tangerang.Marketing Developer PT Duta Regency Karunia Tirta Setiawan mengatakan karena letaknya di tengah kota, apartemen The Signature Ambassade menawarkan yield (imbal hasil) sebesar 18% per tahun dan capital gain yang terus bertumbuh.“Lokasi apartemen ini juga dikelilingi oleh Kedutaan Besar sehingga dapat juga untuk investasi. Selain itu, kami melihat perkembangan hunian di wilayah pinggiran kota semakin pesat. Dengan pola seperti itu maka trend ke depan daerah pusat kota juga akan lebih berkembang,” kata Tirta, siang ini. (faa) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top