Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prudential Indonesia bayar klaim Rp3,1 triliun

JAKARTA: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membayarkan klaim dan manfaat senilai total Rp3,1 triliun sepanjang Januari – September 2011, tumbuh 16,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.Akan tetapi pertumbuhan
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 14 November 2011  |  15:23 WIB

JAKARTA: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membayarkan klaim dan manfaat senilai total Rp3,1 triliun sepanjang Januari – September 2011, tumbuh 16,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.Akan tetapi pertumbuhan pembayaran klaim dan manfaat tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan total pendapatan premi yang naik 52,7% pada periode yang sama.Presiden Direktur Prudential Indonesia William Kuan memaparkan pihaknya membukukan perolehan premi sebesar Rp11 triliun sepanjang preiode Januari – September 2011.Rasio antara perolehan premi dan pembayaran klaim sekaligus manfaat membuat risk based capital (RBC) kokoh di level 820% per triwulan III/2011, jauh di atas ketetapan pemerintah yaitu sebesar 120%.Dia menuturkan sebanyak Rp6 triliun atau 54,54% dari total perolehan premi sepanjang Januari – September 2011 berasal dari bisnis baru sepanjang tahun ini. Sebanyak Rp451,7 miliar di antaranya merupakan perolehan dari premi bisnis baru syariah. Angka tersebut tumbuh 52,2% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.“Perolehan premi bisnis baru sepanjang periode tersebut tumbuh 69% dibandingkan periode yang sama pada 2010. Produk asuransi dan investasi atau unit link terus menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.Dia memaparkan lebih dari 90% portofolio merupakan produk unit-linked, baik konvensional maupun berbasis syariah. Dia menuturkan kontribusi produk unit-linked premi reguler tercatat di atas 90% dari total penjualan unit link prudential sampai dengan saat ini.“Unit-linked terus mendorong pendapatan premi bisnis baru kami dan tetap mencatat kontribusi tertinggi dari total penjualan pada kuartal III/2011. Ini memperkuat optimisme kami tentang masa depan unit link di industri asuransi,” katanya.Menurut dia, produk unit-linked premi reguler memprioritaskan dua hal, baik perlindungan jangka panjang maupun tabungan. Dia menyampaikan rata-rata nasabah Prudential memiliki komposisi perbandingan alokasi premi sebesar 70% untuk perlindungan dan 30% untuk investasi.Total dana kelolaan perusahaan tercatat mencapai Rp26 triliun sampai dengan September 2011, naik 18,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.William menyebutkan jalur partnership distribution yang terdiri dari jalur bancassurance dan direct marketing/telemarketing memberikan kontribusi sebesar Rp1,6 triliun terhadap total pendapatan premi. Angka tersebut naik 125,2% dibandingkan periode yang sama pada 2010.Pertumbuhan yang terjadi sepanjang tahun ini hingga akhir triwulan III mendorong kenaikan aset perusahaan. Total aset perusahaan naik 23,2% menjadi Rp29,3 triliun dibandingkan dari periode yang sama pada 2010.Sampai dengan akhir triwulan III tahun ini, Prudential Indonesia memiliki lebih dari 1,3 juta pemegang polis, tumbuh 23,1% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. “Saat ini, nasabah tersebut dilayani oleh lebih dari 130.000 tenaga pemasaran berlisensi, bertambah 79% dibandingkan per akhir triwulan III tahun lalu,” katanya. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top