Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAR MAKASSAR: Jagung impor dilepaskan

Hari ini di kawasan timur Indonesia memuat sejumlah berita a.l.  Balai Karantina bebaskan 10 ton jagung impor, BI: Ekonomi triwulan IV diprediksi 8,58%, Perbankan diminta siapkan pinjaman pertanian Rp200 Miliar, Setahun tunjangan sertifikasi tertahan,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 November 2011  |  10:25 WIB

Hari ini di kawasan timur Indonesia memuat sejumlah berita a.l.  Balai Karantina bebaskan 10 ton jagung impor, BI: Ekonomi triwulan IV diprediksi 8,58%, Perbankan diminta siapkan pinjaman pertanian Rp200 Miliar, Setahun tunjangan sertifikasi tertahan, Biaya dinas harus real cost.

 

Balai Karantina Bebaskan 10 Ton Jagung Impor

MAKASSAR: Balai Besar Karantina Hewan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan melepaskan 10 ton jagung impor yang sebelumnya diperiksa di Laboratorium uji Balai Karantina. Jagung tersebut diimpor dari Amerika oleh PT Global, sebuah perusahaan distribusi jagung.

”Setelah dilakukan uji laboratorium minggu ini jagung tersebut dinyatakan lolos dan telah dikembalikan kepada pemiliknya,” kata Kepala Balai Besar Karantina Hewan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan Hermasyah kemarin.

Jagung impor tersebut, menurut dia, mengutip pernyataan dari pihak importir, akan diolah menjadi popcorn. Herman menambahkan, tahun ini merupakan untuk pertama kalinya jagung impor masuk ke Sulawesi Selatan. (Sumber: Tempo Makassar)

 

BI: Ekonomi Triwulan IV Diprediksi 8,58%

MAKASSAR: Bank Indonesia merilis kinerja perekonomian Sulawesi Selatan yang hasilnya cukup menggembirakan. Pada triwulan III-2011, pertumbuhan ekonomi year-to-year di Sulawesi Selatan masih cukup tinggi, yaitu 8,35 persen. Ekonomi triwulan IV juga diprediksi naik.

”Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III agak lebih rendah, namun masih terbilang tinggi,” kata Kepala Kantor Bank Indonesia Cabang Makassar Lambok Antonius Siahaan setelah bertemu dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo di rumah jabatannya kemarin. (Sumber: Tempo Makassar)

 

Perbankan Diminta Siapkan Pinjaman Pertanian Rp 200 Miliar

MAKASSAR: Gubernur Syahrul Yasin Limpo meminta komitmen dari perbankan untuk membantu petani. Bank pemerintah dan swasta diharapkan menyiapkan kredit untuk sektor pertanian sebesar Rp 200 miliar demi meningkatkan produksi.

”Ancang-ancang bankir dapat menggulirkan minimal Rp 200 miliar. Pemerintah yang akan menyiapkan surat rekomendasi tentang calon dibitur,” kata Syahrul saat menerima kunjungan panitia Banking Expo 2011 di rumah jabatannya kemarin.

Ketua Banking Wxpo 2011 Andi Tenri Gappa, Kepala Kantor Bank Indonesia Cabang Makassar Lambok Antonius Siahaan, dan Deputi Kepala Cabang Bank Panin Makassar Hudli Huduri hadir dalam pertemuan yang membahas kesiapan pelaksana Banking Expo di Mal Ratu Indiah, 17-20 November. (Sumber: Tempo Makassar)

 

Setahun Tunjangan Sertifikasi Tertahan

MAKASSAR: Tunjangan sertifikasi masih berpolemik di kalangan pendidik. Beberapa guru mengeluhkan tunjangan sertifikasi tahun 2010 yang belum juga cair hingga saat ini.

Andi Astin, salah seorang guru yang menerima SK sertifikasi 24 Mei 2010 lalu mulai lelah dipermainkan seperti bola pingpong. Meski bolak-balik ke beberapa meja, dia belum mendapat kepastian tentang tunjangan sertifiakasi yang menjadi haknya.

”Kami ke Dinas Pendidikan Makassar diminta ke Dinas Pendidikan Sulsel. Begitu juga sebaliknya. Kamitidak tahu harus kemana lagi,” kata Astin, Kamis 10 November. (Sumber: Fajar)

 

Biaya Dinas Harus Real Cost

MAKASSAR: Sistem penganggaran untuk biaya perjalanan dinas DPRD Sulsel mengalami perubahan perjalana dinas para anggota dewan harus real cost.

Artinya, biaya perjalanan dinas itu mengacu pada besaran anggaran yang digunakan dewan saat melakukan perjalanan dinas. ”Misalnya, kalau biaya tiket Rp 1 juta, maka yang dibayarkan hanya Rp 1 juta. Tidak sama seperti saat ini kadang ada selisishnya hingga Rp 200 ribu,” kata Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Yagkin Padjaklangi, kemarin. (Sumber: Fajar) (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Nur Rahmah

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top