Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina: Pasok solar bersubsidi tak ada masalah

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 November 2011  |  17:05 WIB

 

BALIKPAPAN: Manajemen Unit Pemasaran Bahan Bakar Region VI (UPms VI)  PT Pertamina menyatakan panjangnya antrean di beberapa SPBU di Balikpapan bukan disebabkan oleh kurangnya pasokan solar bersubsidi di daerah ini.
 
General Manager Pertamina UPms VI Afandi mengatakan panjangnya antrean kendaraan tersebut bukan berarti bahan bakar solar langka di Balikpapan. 
 
"Kalau solar langka, pasti banyak truk yang mogok di tengah jalan akibat kelangkaan tersebut," ujarnya kepada Bisnis hari ini.
 
Afandi memperkirakan antrean tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah permintaan akibat datangnya musim panen. Kendaraan pengangkut tersebut banyak yang menyerap solar di Balikpapan sementara jumlah kuota bersubsidi tidak bertambah.
 
Dia mengatakan telah memberikan opsi bagi pengendara dengan menyediakan solar nonsubsidi. Bahkan dia mengklaim telah ada sekitar 4% pelanggan solar bersubsidi yang beralih ke solar nonsubsidi. 
 
Namun, tetap saja angka penjualan bahan bakar tersebut terus tergerus akibat selisih harga yang menyebabkan pembeli enggan untuk mengambil opsi tersebut. Akibatnya dari 2 SPBU yang menyediakan solar bersubsidi hanya tersisa 1 SPBU saja.
 
Selain karena datangnya musim panen, Afandi mengatakan pertumbuhan jumlah kendaraan tidak seimbang dengan peningkatan kuota BBM bersubsidi. 
 
Dia mengakui beban subsidi tersebut cukup berat menggerogoti keuangan pemerintah sehingga jumlahnya harus dibagi rata di setiap daerah di seluruh Indonesia.
 
Afandi berharap pertumbuhan penjualan BBM non subsidi bisa bertambah agar beban anggaran subsidi bisa berkurang. Sebagai pelaksana, pihaknya hanya bisa mengikuti regulasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top