Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buana Finance dapat pinjaman dari Bank Capital Rp20 miliar

JAKARTA: PT Buana Finance Tbk, emiten perusahaan pembiayaan milik PT Sari Dasa Karsa (SDK), akan mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Capital Indonesia Tbk senilai Rp20 miliar dengan tenor setahun.Perjanjian kredit tersebut ditandatangani pada
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 29 September 2011  |  20:37 WIB

JAKARTA: PT Buana Finance Tbk, emiten perusahaan pembiayaan milik PT Sari Dasa Karsa (SDK), akan mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Capital Indonesia Tbk senilai Rp20 miliar dengan tenor setahun.Perjanjian kredit tersebut ditandatangani pada 27 September pekan ini di mana pinjaman ini dijamin dengan piutang milik perseroan sebesar 110% dari jumlah terhutang.Direktur Utama Buana Finance Soetadi Limin mengatakan pihaknya sudah menandatangani perjanjian kredit dengan Bank Capital tersebut."Sesuai dengan peraturan pasar modal tentang kewajiban penyampaian informasi, kami sampaikan kami telah menandatangani kredit dari Bank Capital senilai Rp20 miliar," katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis 29 September.Soetadi mengatakan dengan fasilitas yang diperoleh ini berdampak terhadap kegiatan operasional perseroan semakin positif. Tak hanya itu, dampak terhadap kondisi keuangan dan proyeksi keuangan semakin baik dengan modal kerja perseroan bertambah.Namun, dalam keterbukaan itu perusahaan berkode saham BBLD itu tidak mencantumkan bunga pinjaman yang dibebankan dari pinjaman tersebut.Pada pertengahan bulan ini, perseroan juga meraih fasilitas kredit dari PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) senilai Rp100 miliar dengan jangka waktu 36 bulan yang dijamin dengan piutang perseroan sebesar 110% dari jumlah terutang.SDK, yang dulunya merupakan pemegang saham pendiri PT Bank UOB Buana Indonesia, merupakan pemegang 67,6% saham perseroan per akhir tahun lalu hingga saat ini. Pemegang saham lain adalah PT Asuransi Bina Dana Artha Tbk dengan porsi sebesar 8,05% dan publik sebesar 24,35%.Pada tengah tahun ini, salah satu emiten saham dari sektor pembiayaan itu membukukan laba bersih sebesar Rp45,06 miliar, meningkat sebesar 108,45% dari Rp21,61 miliar yang dibukukan pada periode yang sama pada 2010.Pendapatan emiten dibukukan sebesar Rp175,82 miliar pada akhir Juni, meningkat sebesar 44,09% dari Rp122,02 miliar yang dibukukan pada tengah tahun lalu. Aset perseroan dibukukan menjadi sebesar Rp2,23 triliun, meningkat sebesar 40,92% dari Rp1,58 triliun pada semester I/2010. Namun, ekuitas perseroan terkoreksi tipis sebesar 0,53% menjadi Rp931,95 miliar pada semester I/2011 dari Rp936,97 miliar pada semester I/2010.Penurunan ekuitas perseroan disebabkan adanya pembagian dividen kepada investornya. Kewajiban perseroan dibukukan meningkat sebesar 101,07% menjadi Rp1,29 triliun semester I/2011 dari Rp645,75 miliar pada semester I/2010. Sebagian besar peningkatan kewajiban disebabkan utang perseroan yang dipimpin oleh Soetadi Limin itu meningkat 102,03% menjadi Rp1,23 triliun pada semester I/2011 dari Rp610,74 miliar pada semester I/2010. (ea) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top