Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SBY Segera Sampaikan Pidato Soal Pemerintahannya

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan pidato kebijakan soal arah dan target pencapaian yang ingin diraih oleh pemerintahannya dalam masa tiga tahun waktu yang tersisa.Ryass Rasyid, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, mengatakan
- Bisnis.com 28 September 2011  |  19:49 WIB

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan pidato kebijakan soal arah dan target pencapaian yang ingin diraih oleh pemerintahannya dalam masa tiga tahun waktu yang tersisa.Ryass Rasyid, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, mengatakan pidato kebijakan itu akan disampaikan oleh Kepala Negara menjelang 20 Oktober untuk memberikan penjelasan kepada rakyat tentang yang diinginkan oleh pemerintahannya."Beliau akan menyampaikan policy speech dalam waktu dekat kepada rakyat untuk program kerja dalam 3 tahun ke depan. itu sebelum 20 oktober," ujarnya sesuai pemaparan oleh anggota Wantimpres di Istana Presiden, hari ini.Di hadapan Presiden Yudhoyono dan Wapres Boediono serta jajaran anggota kabinet Indonesia Bersatu II, anggota Wantimpres menyampaikan tentang situasi yang dihadapi pemerintahan saat ini serta sejumlah saran bagi perbaikan kinerja pemerintahan terkait dengan fokus program pembangunan yang harus dilakukan dalam masa periode pemerintahan yang tersisa hingga 2014.Menurut Ryaas, banyak hal yang disampaikan Wantimpres dalam rapat dengan Kepala Negara dan jajaran kabinet Indonesia Bersatu II. Dia memberi contoh beberapa masalah dalam bidang ekonomi menyangkut untuk meninjau kembali keseimbangan pembangunan wilayah timur dan barat, hingga reformasi birokrasi.Dia menambahkan Wantimpres juga menyoroti menyangkut hubungan dengan parlemen supaya diperbaiki dengan membangun pemahaman terhadap DPR."Agar tidak banyak RUU yang tersendat. Itukan untuk kemaslahatan umum kenapa tidak membangun kesepahaman. Masalahnya bagaimana mengharmoniskan pemerintah dengan DPR agar kebijakan tidak terhambat," tambahnya. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top