Arab Saudi akan izinkan perempuan berpolitik

JEDDAH: Raja Arab Saudi Abdullah, Ahad, saat memenuhi tujuan utama pegiat liberal, mengatakan perempuan di kerajaan Islam konservatif itu akan memiliki hak untuk bergabung di Dewan Syura, yang bertugas memberi nasehat, sebagai anggota penuh dan ikut
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 September 2011  |  07:37 WIB

JEDDAH: Raja Arab Saudi Abdullah, Ahad, saat memenuhi tujuan utama pegiat liberal, mengatakan perempuan di kerajaan Islam konservatif itu akan memiliki hak untuk bergabung di Dewan Syura, yang bertugas memberi nasehat, sebagai anggota penuh dan ikut dalam pemilihan kota praja pada masa depan."Karena kita menolak untuk menyingkirkan perempuan di dalam masyarakat dalam semua peran yang sejalah dengan Syari`ah, kita telah memutuskan, setelah pertimbangan bersama ulama senior kita dan yang lain ... untuk melibatkan perempuan di Dewan Syura sebagai anggota, mulai masa mendatang," kata Raja Abdullah dalam pidato yang disampaikan di Dewan Syura."Perempuan akan dapat mencalonkan diri dalam pemilihan tingkat kotapraja dan bahkan akan memiliki hak untuk memberi suara," tambah Raja Abdullah sebagaimana dikutip Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, tadi malam.Para pegiat di negeri tersebut telah lama menyerukan diberikannya hak lebih besar kepada kaum perempuan, yang dilarang bepergian, bekerja atau menjalani operasi medis tanpa izin dari pria saudara mereka dan dilarang mengemudi.Perubahan itu akan berlaku setelah pemilihan tingkat kotapraja pada Kamis pekan ini. Perempuan telah dilarang memberi suara atau mencalonkan diri dalam proses pemilihan saat ini. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Antara

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top