Avrist incar premi tembus Rp2 triliun

JAKARTA: PT Avrist Assurance, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa, menargetkan perolehan premi sebesar Rp2 triliun pada tahun ini, tumbuh 25% dari Rp1,6 triliun pada tahun lalu.Adi Purnomo Wijaya, Vice President Director Avrist Assurance,
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 25 September 2011  |  15:48 WIB

JAKARTA: PT Avrist Assurance, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa, menargetkan perolehan premi sebesar Rp2 triliun pada tahun ini, tumbuh 25% dari Rp1,6 triliun pada tahun lalu.Adi Purnomo Wijaya, Vice President Director Avrist Assurance, mengatakan pihaknya sedang mengincar target sebagai 10 perusahaan asuransi terbesar dari sisi premi. Untuk itu, lanjutnya, perusahaan harus mencatatkan pertumbuhan perolehan premi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.Saat ini, lanjutnya, Avrist berada di posisi 12 besar dengan market share sebesar 2,5% dari total kue pasar.“Visi kami adalah menghadirkan satu polis Avrist di setiap rumah tangga di Indonesia. Memberikan one stop insurance solution kepada mitra bisnis dan nasabah, dengan melayani asuransi secara terpadu baik jiwa dan umum,” ujarnya, pekan lalu.Berdasarkan data perusahaan, jumlah klaim sampai dengan kuartal II/2011 mencapai 5.994 klaim dengan keseluruhan nilai klaim mencapai Rp30,58 miliar. Klaim tertinggi untuk keperluan biaya medis yang mencapai Rp22,90 miliar. Adapun klaim untuk kematian mencapai Rp6,98 miliar.Adapun nilai aset Avrist hingga akhir semester I/2011 mencapai Rp9,83 triliun dengan nilai ekuitas mencapai Rp1,51 triliun dan rasio risk based capital (RBC) sebesar 709%.Dia mengatakan pihaknya sudah mulai memiliki produk asuransi jiwa berprinsrip syariah. Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya belum terlalu fokus mengembangkan segmen usaha ini karena memerlukan fokus khusus.“Syariah sudah ada, tetapi masih berupa unit usaha. Memang sekarang belum terlalu dikembangkan karena perlu fokus khusus. Mungkin ke depan akan difokuskan,” ujarnya.Saat ini, perusahaan telah memiliki sebanyak 64 konsultan produk syariah dari Muslimat Nahdlatul Ulama yang tersebar di tujuh wilayah yaitu Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Sulawesi Selatan.“Untuk sementara ini kami fokus mengembangkan pasar ke tujuh wilayah dulu karena akan banyak kompleksitas jika harus menyeluruh,” ujarnya.Hingga akhir paruh pertama tahun ini, ujarnya, Avrist memiliki 4.251 agen yang tersebar di 30 kantor pemasaran dan 14 kantor pemasaran independen di 33 kota di 22 provinsi.Saat ini, Avrist telah bermitra dengan 12 bank dan lima lembaga keuangan non bank. Total klien korporasi mencapai 1.755 dan total nasabah korporasi mencapai 249.403 perusahaan.Avrist telah bekerja sama dengan 475 rumah sakit rekanan dan 65 mitra broker. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top